Ekspresi | Belajar HTML dan PHP | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
PMB Online STMIK Jabar 2020
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
STAI Al-Falah
Belajar Pemrograman PHP, MySQL, Framework CI, Domain, Hosting dan CMS Wordpress
Inkubator | Daftar Isi | Bisnis Bitcoin | Tools Penting | PrivacyPolicy | Inggris Arab

Saturday, February 8, 2014

Teori Vygotsky: Teori Sosiokultural dan Pendidikan: Siswa, Guru, dan Pengetahuan



Apa perbedaan antara kelas Amerika, Jerman, dan Jepang? Jika kita mengingat anekdot dari Stiegler dan Hiebert (1999) dalam bukunya The Teaching Gap, dalam kelas Jepang terdapat siswa-siswa dan pengetahuan serta guru yang berperan sebagai mediator di antara mereka.


Di kelas Jerman, terdapat pengetahuan dan siswa-siswa, tapi para guru merasa pengetahuan ini adalah miliknya dan menyalurkannya ke siswa sesuai yang terbaik menurut mereka.

Di kelas Amerika, terdapat guru-guru dan siswa-siswa, tapi status pengetahuan tidak jelas.

Jantung dari teori Vygotsky lebih meletakkan pemahaman kesadaran kognitif dan pembelajaran sebagai sosial dan kultural daripada fenomena individu. Selama dalam waktu yang sangat singkat Vygotsky mengembangkan tesis utama ini dalam berbagai bidang yang mencakup teori perkembangan anak and psikologi pendidikan.

Dia mengeksplorasi hubungan antara bahasa dan pemikiran, pengajaran dan perkembangan, dan formasi konsep akademik serta yang lainnya.


Sumber:
Alex Kozulin, Boris Gindis, Vladimir S. Ageyev, dan Suzanne M. Miller (editor). 2003. Vygotsky’s Educational Theory in Cultural Text. Cambridge University Press. File: 21628130_lese_1.pdf

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

No comments:

Post a Comment