Ekspresi | Belajar HTML dan PHP | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kemahasiswaan Kilas Santai
PMB Online STMIK Jabar 2022
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
STAI Al-Falah
Pengobatan Ruqyah
Belajar Pemrograman PHP, MySQL, Framework CI, Domain, Hosting, CMS Wordpress, Framework Laravel. Yang Penting ada menu DAFTAR ISI
Daftar Isi | Skripsi | B. Arab | Ruqyah | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Google Translate

Saturday, May 14, 2022

Kembali Belajar TOEFL Demi Karir heheh

Sudah cukup lama saya tidak terlalu banyak belajar bahasa Inggris karena alasan klasik (sibuk kerja hihi) selain sesekali praktik bahasa Inggris dengan mahasiswa. English Day juga terasa semakin kurang menarik karena mahasiswa tampaknya kurang suka bahasa Inggris sehingga saat menjelaskan saya tetap harus translate juga.

Tapiii.... Target saya tetap harus ngajar bahasa Inggris walaupun campur-campur dan little-little.ahaha

Lupakan dulu cerita bahasa Inggris mahasiswa. Sekarang, justru saya sendiri yang harus jago bahasa Inggris. Hampir setiap langkah karir saya sangat membutuhkan bahasa Inggris. Cihuy...!

Karena alasan itulah, saya "terpaksa" :) harus belajar bahasa Inggris, terutama TOEFL. Tapi kalau hanya TOEFL itu biasanya membosankan, maka saya harus mulai lagi banyak berita berbahasa Inggris dan baca-baca, bahkan menerjemahkan referensi-referensi berbahasa Inggris. Semoga masih kuat ya.. ahah

Untuk apa TOEFL buat saya? Antara lain:

1. Sertifikasi Dosen (Serdos)

2. Lanjut S3 (Dalam negeri juga, tetap TOEFL)


Ada lagi karir lain yang harus TOEFL?

Ada tapi cenderung ke skill bahasa Inggrisnya, bukan TOEFL, yakni:

1. Menulis artikel jurnal, baik nasional dan internasional

2. Presentasi prosiding internasional

3. Mengelola jurnal yang belum punya penerjemahnya.hihuuu


Apalagi ya? Udah itu dulu... :)

Monday, May 9, 2022

Jadi Host Podscast Multimedia Kampus: Belajar..Ahaha

 

 
 
Jadi host Podcast bersama dosen STMIK Jabar, Bapak Ova Nurisma Putra, S.T., M.Kom.
Nyoba saja siapa takut. ahaha

Jangan Percaya Jin Kesurupan!

Mudik tahun ini salah satunya disambut oleh pasien yang kesurupan. Jinnya tidak garang, mau marah juga juga, dia gak kuat. Akan tetapi, repotnya gak keluar-keluar dari pasien.Inilah yang biasa saya yakini bahwa saya hanya berusaha, Allah yang menyembuhkan.

Yang menarik perhatian saya, jinnya bilang seseorang yang menyebabkan pasien sakit. Saya tetap gak mau percaya.

Esok harinya, pasien diobati oleh tabib setempat. Saya gak berani menyebut peruqyah karena tidak tahu apakah cara berdoanya mirip ruqyah yang saya pelajari atau tidak. Nah, jinnya menyebut penyebab pasien kesurupan itu orang lain yang namanya bukan yang disebutkan ke saya. Karena inilah, saya tidak terlalu peduli apa yang dikatakan jin, bahkan saya cukup malas nanya-nanya atau ngobrol dengan jin (orang kesurupan).

**

Cerita pasien lain... hehe

Ada pasien berbeda yang sedang diobati tabib yang tadi. Katanya, itu jin turunan (nasab). Sang tabib terus menyuruh jin keluar dari tubuh pasien dengan mengajukan cukup banyak pertanyaan dan waktu sekitar satu jam.

Salah satu jinnya ngaku raja jin dan mengaku sudah tinggal di dalam tubuh pasien sejak pasien itu masih bayi sekali (Sunda: orok beureum). Si jin juga ngaku sudah ada kerajaan di dalam tubuh pasien itu yang dirajainya.

Sang tabib --- dalam pandangan saya -- seakan-akan mempercayai omongan jin itu. Saya coba panggil jin raja itu untuk bicara menghadap saya, dia gak mau. Saya juga coba tanya, "Apakah ada gangguan jin di telapak tangan pasien?" Tentu saja pertanyaan ini jika dijawab oleh jin, tidak akan saya langsung percaya 100%. Eh ternyata, Jin Raja itu ngaku tak mengetahui ada atau tidak jin di telapak tangan pasien.

Sampai di sini, tabib masih tampak percaya ke jin. Akan tetapi, saya sangat ragu, masa iya raja jin seperti itu. Mungkin saja seperti Sunda Empire di negeri kita. hehe

Friday, May 6, 2022

Beasiswa KIP Kuliah Terbuka Untuk 500 Mahasiswa

Masuk kuliah saat ini relatif mudah karena banyak beasiswa tersedia. Salah satu beasiswa atau bantuan pendidikan untuk calon mahasiswa adalah KIP Kuliah. Jika saat SMA punya kartu KIP, maka cukup daftar ke kampus penyelenggara perkuliahan yang menerima KIP Kuliah.

Bagaimana cara mendapatkan KIP Kuliah di kampus pilihan?

Tawaran kuliah gratis melalui jalur KIP cukup banyak. Ada membuka 10 mahasiswa, 50 mahasiswa, bahkan ada yang berani membuat brosur KIP untuk 500 mahasiswa.

Bahasa sederhana saya, saat ini beasiswa yang mengejar mahasiswa. Padahal dulu mahasiswalah yang mengejar-ngejar beasiswa dengan penuh perjuangan karena sedikit peluang beasiswa dan seleksinya pun cukup ketat.

Untuk saat ini, masuk kuliah melalui KIP, cukup daftar di web KIP Kementerian Pendidikan dan daftar juga ke web PMB kampus pilihan kita agar kampus bisa ikut mengecek kelengkapan pengisian formulir online yang kita upload. Contohnya, web pmb.stmik-jabar.ac.id


Ayo kuliah...! :)

Sunday, May 1, 2022

Apakah Dengan Ruqyah Selalu Sembuh?

Ini hanya sedikit cerita pengalaman saya. Kalau ditanya, 

"Apakah dengan ruqyah yang saya lakukan selalu sembuh?"

Jawabannya: Tidak selalu. Ada pasien yang sembuh, ada juga yang tidak. Saya juga pernah menonton channel dr. Indra, beliau juga mengalami hal yang sama. Jadi, bila teman-teman melakukan ruqyah mandiri atau meruqyah orang lain dan ternyata tidak sembuh, tidak perlu merasa aneh. Memperbaiki diri dengna fikiran bahwa barangkali ada dosa-dosa kita yang menyebabkan doa tidak terkabul atau kita merasa sudah ahli dalam meruqyah sehingga kita termasuk sombong, baik-baik saja itu. Akan tetapi, kita juga jangan lupa bahwa kesembuhan hanya milik Allah SWT. Makan obat untuk penyakit medis pun tidak selalu sembuh dengan satu jenis obat.

Apakah dengan doa yang sama akan berdampak sama oleh semua peruqyah?

Contoh, peruqyah satu membaca ayat kursi untuk kesembuhan pasien A dengan penyakit kesurupan. Peruqyah dua membaca ayat kursi untuk kesembuhan pasien B dengan penyakit kesurupan. Bisa jadi, pasien A sembuh, tapi pasien B tidak sembuh dengan dibacakan ayat kursi tapi sembuh dibacakan Al-Falaq. Terkait hal ini, saya menduga, jalan kesembuhan pasien tergantung tingkat keyakinan pasien, juga tingkat keyakinan peruqyah karena kadang-kadang saya tiba-tiba merasa ini cocoknya dengan ayat kursi, kadang pula dengan Al-Falaq tergantung tanda-tanda pada pasien dan tergantung tingkat pemahaman saya terhadap kedua doa tersebut.

Setelah ruqyah dilakukan, kesembuhan saya kembalikan kepada Allah SWT. Kadang ketika saya merasa menyepelekan (mungkin cenderung sombong) akan dengan mudah mengalahkan jin yang merasuk pada seseorang, eh malah lama sekali gak sembuh-sembuh. Saya tobat, saya bacakan doa-doa yang mengarah pada pertaubatan saya, barulah pasien sembuh. :)


Thursday, April 28, 2022

Tashrif: Daftar Isi

Tashrif 3 Huruf Shahih
Tashrif 3 Huruf: Dua Huruf Sama
Tashrif 3 Huruf: Fa Fi’il Ya

 

Tunggu update-nya ya...

Ternyata saya sudah cukup banyak menulis tentang Tashrif pada blog ini. hehe

Duta Kampus Merdeka: Kolaborasi Membangun Negeri

Hari ini hari pertama libur tapi harus ikut dua acara online conference. Satu, Duta Kampus Merdeka. Kedua, International Conference G20 tentang Digitalization.hehe

Sebelumnya, saya sudah bergabung dalam Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Mudah-mudahan jadi DPL bisa membuat ide-ide Duta Kampus Merdeka (DKM) lebih inovatif dan realistis.

Tagline hari ini #kolaborasi 

Semoga sukses dan saya tambah rajin karena semakin banyak panduan yang harus dibaca dan webinar yang harus diikuti.hehe

Kampus libur, bimbingan jalan terus. Kampus Mengajar, TA, KP, skripsi, bahkan jurnal, gaskeun..!

Katanya, otak itu bisa pikun kalau gak dipakai. Makanya so sibuk saja.hihi