Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
Program Portofolio Dosen
Rangkuman Prestasiku
Materi Kuliah Sistem Informasi (S1)
Smart Village: Smart Family
Pengobatan Ruqyah Mandiri
Blog | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi

Friday, January 2, 2026

Mahasiswa Sistem Informasi Unfari Finalis Duta Pendidikan Jawa Barat 2026 dan Sukses Bisnis UMKM

 

Tahun ini, mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Al-Ghifari (UNFARI) kembali lolos menjadi finalis Duta Pendidikan Jawa Barat 2026, Putri Ayu. Ini merupakan penerus tahun sebelumnya karena kakak kelasnya sudah ada yang lolos juga, Febi.

 

Prodi Sistem Informasi juga mendukung jiwa technopreneur, baik yang bersentuhan langsung dengan Teknologi Informasi (TI) maupun yang belum. Untuk bisnisnya yang belum bersentuhan langsung dengan TI, akan diarahkan agar belajar menerapkan sentuhan Sistem Informasi pada bisnis yang dijalaninya. Dengan harapan, peran Sistem Informasi akan semakin meluas berkontribusi pada UMKM Jawa Barat, bahkan Indonesia.

 

Pengalaman Jadi Tukang Servis Komputer Banyak Uang?

 Di tengah gencarnya kemudahan AI, saya lebih gencar menulis lagi tanpa bantuan AI. Kenapa? Agar otak ini tetap berjalan normal. Yang paling mudah dituliskan oleh saya antara lain perjalanan hidup.

Duluuuu....lulus Diploma Tiga (D3) Manajemen Informatika, saya langsung ngajar. Untuk menambah penghasilan, saya jadi tukang servis komputer. 

Tukang Servis CPU 

Bagi saya, jadi tukang servis komputer bukan hanya untuk menambah penghasilan, tapi saya rencana ingin ngajar mata pelajaran terkait teknik komputer. Sementara itu, di Prodi Manajemen Informatika, saya dominannya belajar software.

Ya lumayan... servis komputer itu tidak seperti servis radio yang harus benar-benar memperbaiki seperti menggunakan solder. Perbaikan komputer seringkali, deteksi kerusakannya, kemudian ganti alatnya dengan beli yang baru. Kecuali software, ya install ulang atau setting ulang. Misalnya, rusak memory (RAM), saya beli RAM-nya. Kemudian pasang. Selesai. Untuk menambah skill, saya ikut kursus private di lembaga kursus Cicalengka. 

Tukang Servis Monitor Komputer 

Untuk  menambah keahlian dan pendapatan, saya berencana jadi tukang servis monitor. Apalagi ketika melihat di sekitar UIN SGD, ada pusat servis dan jual/beli monitor bekas, saya tertarik bisnis ini. Tentu saja, kehadiran jual/beli komputer di Kandaga Cicadas Bandung dekat Cicaheum jauh lebih awal menginspirasi saya. Sekarang beralih ke Bandung Trade Center (BTC).

Saya mencari yang mau ngajarin saya, lumayan susah juga karena saya ingin sambil ngajar dan jarak dengan tempat servis monitor lumayan jauh. Kan pemiliki servis nawarinnya saya bisa belajar sambil ngenekan (sambil kerja di tempatnya). Beberapa monitor sudah saya bongkar di rumah tapi gak bisa bagus lagi. ahaha Tukang servis monitor belum terlaksana. Keburu harus melanjutkan kuliah ke jenjang S1. Setelah S1, tak lama langsung mendapatkan beasiswa S2 Ilmu Komputer.hehe

Sebenarnya saya berhenti jadi tukang servisi komuter bukan hanya sibuk kuliah tapiiiiii... saya ini jadi tekor karena  enggak tegaan. Ceritanya begini, kalau saya mendapatkan pelanggan yang ingin diservis komputernya, saya servis, saya dibayar. Lama-lama, pelanggan suka curhat tentang perjuangan ekonominya yang mengarah masih kekurangan. Ya karena mendengar curhatannya itu saya seringkali gak tega untuk dibayar. Apalagi pelanggan curhatnya kekurangan biaya anak di sekolah. Akhirnya, saya gratiskan.hehehe