Pages

▼
9 Buku Saya | Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
Kuliah Nalar SI Gratis
Katabah Berbagi
Pusat Digitalisasi Nalar Sunda Cisewu
CV dan Lowongan Kerja
Program Portofolio Dosen
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi

Tuesday, August 18, 2015

Kata Ganti Aku Dalam Tata Bahasa Arab

Hello Katabah!
Dalam bahasa Arab, kata ganti dikenal dengan istilah “dlamir’. Lebih lengkapnya “Isim dlamir”. Jumlah Isim dlammir ada 14, mulai dari huwa (dia laki-laki seorang) hingga nahnu (kami).

Lalu, kata ganti untuk “aku” atau “saya” apa?
Kata ganti untuk kata “aku” adalah “ana” (اَنَا).


Kalau kita perhatikan ketika ngobrol dengan para santri atau ustadz, sebagian dari mereka seringkali menyebutkan “Ana”. Misal: “Ana mau ngaji dulu” artinya “Saya mau ngaji dulu.”

Kata ganti “ana” (اَنَا) digunakan dalam kalimat bahasa Arab ketika berdiri sendiri (tidak digabungkan dengan kata lain).
Contoh:
اَنَا اَذْهَبُ اِلَى الْمَدْرَسَةِ
(Saya akan pergi ke sekolah)
اَنَا اَحْمَدُ
(Saya Ahmad)


Namun ketika digabungkan, maka biasanya harus berubah.

Misal:
1. Kata ganti “ana” (اَنَا) digabungkan pada fi’il madhi (bentuk lampau):
كَتَبْتُ
(Saya telah menulis)
قَرَئْتُ
(Saya telah membaca)

2. Kata ganti “ana” (اَنَا) digabungkan pada fi’il mudhari’ (bentuk sekarang atau yang akan datang):
اَكْتُبُ
(Saya akan menulis)
اَقْرَأُ
(saya akan membaca)

3. Kata ganti “ana” (اَنَا) digabungkan pada isim (kata benda) sehingga membentuk kepunyaan atau kepemilikan:
قَلَمِى
(pulpenku)
كِتَابى
(bukuku)


No comments:

Post a Comment

Mengkader Guru Sejak Usia 6 Tahun

Parenting Anti-HP & Edukasi Alam

Kabinet Pasirnanjung (Micro-Farming & Kolam Mini)

Filosofi Slow Living & Kedaulatan Nalar

Persiapan Pensiun Mandiri & Bebas Stress

Rumah Digital: Rumah Edukasi dan Wisdom Living Lab

Galeri Pilihan Katabah

Parenting: Calistung, Hapalan Quran, Keluarga

Kupas Tuntas Jurusan Sistem Informasi