BAB 4: The Logic of the Unseen
(Logika Alam Gaib: Ketika Nalar Menghakimi Jin)
Dunia ini penuh dengan paradoks. Orang mengira setan hanya takut pada tumpukan ayat panjang, seolah Tuhan adalah mesin mantra. Padahal, setan dan jin—sama seperti birokrat zombi—paling takut pada satu hal: Kebenaran yang Logis.
1. Bismillah: Struktur Tunggal yang Runtuh
Pernah ada pasien kesurupan yang menantang saya, "Bacakan saya Yasin!" pinta si Jin lewat mulut pasien. Saya hanya tertawa kecil. Dalam hati saya membatin, "Enak saja kamu mengatur-atur Arsitek." Saya cukup baca "Bismillah". Satu kalimat yang merupakan "Pondasi Utama" dari seluruh bangunan Al-Qur'an. Bagi saya, Bismillah bukan cuma pembukaan, tapi deklarasi bahwa mulai detik ini, semua kendali ada di tangan Allah melalui perantara saya. Saya bilang ke jin itu: "Baca Yasin sendiri sana di luar! Jangan pakai jasa jasad orang lain."
2. Mendudukkan Perkara (Adab vs Dhalim)
Ada momen lucu sekaligus menyebalkan ketika si Jin mulai mencoba "menceramahi" saya. Dia berlagak jadi ustadz, menasihati saya dengan dalil-dalil moral. Di sini nalar "Dosen Gila" saya keluar.
Saya tegur dia dengan keras: "Jangan coba-coba menasihati saya dari dalam tubuh manusia! Kamu itu sedang berbuat dhalim, masuk ke rumah orang tanpa izin. Bagaimana mungkin seorang penjahat mau jadi ustadz?"
Itu adalah Logika Hukum (Fiqh) yang telak. Si Jin langsung tak berkutik. Kenapa? Karena dia sadar bahwa "lawannya" kali ini bukan orang yang sekadar komat-kamit ketakutan, melainkan manusia yang paham Konstitusi Langit. Seorang dhalim tidak punya hak bicara soal kebenaran.
Kesimpulan Nalar:
Beberapa ustadz kalah telak saat meruqyah karena mereka "terseret" dalam permainan drama si Jin. Mereka sibuk beradu mantra, sementara saya beradu Nalar.
Dalam arsitektur ruhani, Kebenaran (Al-Haq) adalah struktur yang paling stabil. Jika kita berdiri di atas kebenaran, maka kebatilan—sekencang apa pun dia berteriak—hanyalah bayangan yang akan hilang begitu cahaya logika kita nyalakan.
**
Kembali ke Daftar Isi Ahda
No comments:
Post a Comment