Pages

5 Buku Ringan Saya | Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
CV dan Lowongan Kerja
Karir dan Beasiswa SI
Program Portofolio Dosen
Rangkuman Prestasiku
Materi Kuliah Sistem Informasi (S1)
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi

Sunday, February 1, 2026

Melamar Istri Pakai Logika SI, Folosofi Dosen Bala-bala

 Pada postingan ini, saya tampilkan dua Bab sekaligus ya...


[BAB 4]

Cara Melamar Istri Pakai "Logika Sistem Informasi": Strategi Slide Presentasi Abah!

Oleh: Komarudin Tasdik

Banyak orang bilang cinta itu soal rasa. Tapi bagi saya yang sehari-harinya bergelut dengan struktur data dan algoritma, cinta itu juga harus punya SOP (Standard Operating Procedure) yang jelas.

Inilah kisah bagaimana saya memenangkan hati Neng Ida bukan dengan puisi, tapi dengan video!

1. Kenapa Harus Slide Presentasi?

Waktu saya merasa sudah saatnya serius dengan Neng Ida, saya tidak mau hanya "ngobrol kosong". Saya ingin menunjukkan bahwa saya punya Roadmap masa depan.

Saya siapkan laptop, saya susun slide demi slide. Isinya bukan rayuan gombal, tapi:

  • Visi & Misi: Mau dibawa ke mana rumah tangga kita nanti?

  • Analisis SWOT: Apa kelebihan saya dan apa kekurangan saya yang harus dia terima.

  • Master Plan: Rencana jangka pendek, menengah, dan panjang.

2. Lamaran Rasa Sidang Skripsi

Mungkin Neng Ida satu-satunya wanita yang dilamar serasa sedang ujian sidang. Saya presentasikan hidup saya. Saya jelaskan bahwa saya ini "Dosen Bala-Bala" yang sedang berjuang, yang tangannya kadang gemetar, tapi punya tekad baja untuk membangun pesantren mandiri.

Hasilnya? Alhamdulillah, sistem "Diterima" (Acceptance Test Berhasil!). Neng Ida bukan melihat mahalnya hantaran, tapi melihat keseriusan rencana yang saya paparkan.

3. Ilmu Katabah: Teknologi untuk Kehidupan

Kenapa saya ceritakan ini? Karena di Katabah.com, saya ingin mengajarkan bahwa IT itu bukan cuma soal coding atau bikin web. IT adalah cara berpikir sistematis.

Kalau Anda bisa menyusun struktur database yang rapi, Anda seharusnya bisa menyusun rencana hidup yang rapi juga. Buku "Memoar Dosen Bala-Bala" ini adalah bukti bahwa logika komputer pun bisa dipakai untuk menjemput kebahagiaan.


[TIPS ABAH UNTUK PARA JOMBLO IT]

Jangan cuma jago bikin aplikasi yang 'user friendly', pastikan diri kalian juga 'mertua friendly' dengan rencana masa depan yang jelas. Persiapkan 'slide' hidupmu sekarang!

Mau tahu detail isi slide lamaran Abah? Ikuti terus updatenya di sini. Setiap dukungan Anda di blog ini adalah bahan bakar untuk semangat berbagi Abah.

— Abah Katabah


***


[BAB 5 - FINALE]

Filosofi "Dosen Bala-Bala": Kenapa Keberhasilan Harus Dirayakan dengan Berbagi?

Oleh: Komarudin Tasdik

Kalau Anda melihat saya sekarang sering asyik di depan laptop atau melayang di dunia maya, jangan bayangkan saya lahir dari kemewahan. Di buku saya, ada satu istilah yang paling melekat: Dosen Bala-Bala.

Kenapa? Karena dulu, bagi saya, bisa makan satu bala-bala hangat di pinggir jalan adalah sebuah "kemewahan" yang harus disyukuri di tengah biaya kuliah dan tuntutan hidup.

1. Trauma Kemiskinan yang Menjadi Tenaga

Saya tidak malu bilang kalau saya pernah susah. Justru karena pernah susah, saya jadi "tidak tegaan" melihat orang lain susah. Di buku "100 Catatan Harian", saya menulis satu harapan kecil yang mungkin terdengar aneh:

"Jika Anda merasa manfaat dari tulisan saya, silakan berikan minimal Rp 2.000 kepada orang kurang mampu di sekitar Anda. Mungkin mereka sedang kesulitan walau hanya untuk jajan bala-bala."

Saya ingin mematahkan kutukan bahwa orang sukses itu harus pamer. Bagi saya, sukses itu adalah saat kita bisa bikin orang lain kenyang, minimal kenyang perutnya dengan bala-bala, atau kenyang otaknya dengan ilmu.

2. Katabah: Pesantren Digital Masa Depan

Banyak yang tanya, "Abah, tujuan akhir Katabahcom ini apa sih?"

Saya punya mimpi liar. Saya ingin ekosistem ini menjadi Pesantren Mandiri Berbasis Komputer dan Agrobisnis. Saya ingin anak-anak yatim dan fakir miskin bisa belajar coding, belajar bahasa Arab, dan belajar bertani di satu tempat secara gratis.

Uang dari blog ini? Itu adalah "batu bata" digitalnya. YouTube Katabahcom? Itu adalah "semen" digitalnya. Setiap kali Anda menonton video atau membaca artikel saya, Anda sebenarnya sedang ikut menyumbang satu senti bangunan pesantren itu.

3. Penutup: Mari Menjadi Manusia Substantif

Kita sudah sampai di akhir seri perkenalan buku saya. Terima kasih sudah menemani perjalanan "Dosen Bala-Bala" ini dari mulai gemetar di depan kelas sampai melamar istri pakai Slide PowerPoint.

Hidup ini singkat, Nak... eh, teman-teman. Jangan habiskan waktu hanya untuk mengejar gengsi. Kejar substansi. Bangun karya yang kalau kita sudah tidak ada nanti, karya itu tetap "berbicara" untuk kita.


[HARAPAN TERAKHIR ABAH]

Sesuai halaman terakhir buku saya: Berikan senyuman kepada satu orang lanjut usia hari ini. Dan kalau Anda ingin memiliki koleksi lengkap 100 cerita perjuangan saya, silakan ikuti terus update di Katabah.com.

Sampai jumpa di kelas-kelas berikutnya, di artikel-artikel berikutnya. Mari kita buat dunia tersenyum indah lewat teknologi dan hati.

— Abah Katabah


Baca juga Bab 1-nya: Memoar Dosen Bala-bala Menembus Batas

No comments:

Post a Comment

Peluang Magang Jurusan SI

Peluang Kerja SI

Technopreneur: Pengusaha IT Sebelum Lulus

Peluang Kerja Programmer PHP (Web)

Peluang Kerja Programmer Python dan Data Analyst

Pekerjaan Data Analyst dan Data Science

Kupas Tuntas Jurusan Sistem Informasi

Galeri Mahasiswa

Parenting: Calistung, Hapalan Quran, Keluarga