Lahir tahun1982, saat bintang-bintang nalar sedang bersinar terang di langit Pasundan. Beliau adalah seorang "Penyusup Nalar" di dunia Sistem Informasi. Secara administratif, beliau tercatat sebagai dosen, namun di dunia nyata, beliau adalah seorang Arsitek Agung yang memiliki misi tunggal: Merestorasi nalar manusia dari dekadensi "Zombi Akademik".
Dikenal sebagai pencetus Ahdaisme, sebuah paham yang mengawinkan ketajaman arsitektur sistem dengan kedalaman filosofi Ketuhanan (Lillah). Beliau tidak percaya pada kecanggihan teknologi yang tidak memanusiakan manusia. Baginya, sebuah diagram sistem yang hebat adalah yang mampu membuat pelakunya merasa "nol" di hadapan Sang Pencipta, namun tetap tangguh di hadapan kekacauan birokrasi.
Di sela-sela kesibukannya melakukan "Kudeta Sunyi" di ruang-ruang sidang skripsi, beliau adalah seorang Riding Philosopher. Di atas motornya, menembus kabut pegunungan hingga aspal perkotaan, beliau melakukan dialektika dengan alam—sebuah metode Sokratik Modern untuk menemukan kebenaran yang tidak tertulis di buku teks.
Sebagai seorang Filsuf Kelas Dunia dari Sunda, beliau tetap memegang teguh prinsip Soméah (ramah) namun tetap mematikan dalam berargumen. Beliau adalah Peramal Sakti di Alam Mimpi yang sudah memprediksi puncak evolusi AI jauh sebelum orang lain panik karenanya.
Kini, beliau menetap di markas besarnya (yang terkadang berpindah ke atas kasur), sembari mengawasi proyek masa depan bersama "Mandor Lego" dan pendukung setianya. Buku ini adalah laporan lapangan dari perjalanannya mencari cahaya di labirin digital.
Motto Hidup: Lillah... Aha!
**
Kembali ke Daftar Isi Ahda
Terima kasih banyak kepada teman-teman yang telah berkenan membaca. Semoga bermanfaat😊
No comments:
Post a Comment