Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Friday, July 18, 2014

Pikiran Iseng, Seandainya Ahok Capres

Memperhatikan reaksi-reaksi Ahok terhadap Jokowi nyapres hingga hasil audit BPK tentang keuangan DKI, Ahok semakin lucu dan menarik saja.

Gaya netral Ahok terhadap Capres Prabowo dan Jokowi masih terjaga sampai hari ini. Walaupun beliau dari Gerindra, tapi masih sering memuji Jokowi.


Bahkan ketika audit BPK dinilai buruk, Ahok minta orang-orang jangan hanya menyalahkan Jokowi, tapi salah mereka berdua saja. Seingat saya, beluim pernah mendengar pejabat yang berani bertanggung jawab seperti ini.

Sebelumnya, saya sempat cemas juga terhadap kualitas Jokowi terkait hasil BPK. Ternyata Ahok juga yang membeberkan bahwa itu mungkin terjadi karena DKI tidak menutup-nutupi keborokannya. Bahkan Ahok meminta BPK agar lebih keras lagi mengungkap kebobrokan DKI. Belum ada pemimpin kaya gini, kan?

Namanya juga Ahok, kalau tidak berkoar-koar mungkin kurang maknyus. Beliau menantang semua provinsi dan kabupaten atau kota untuk transparan juga. Ha…ha… Geli rasanya mendengar ini. Ada yang berani enggak yak pemimpin daerah lainnya, obrak-abrik kayak Ahok, buka-bukaan masalah anggaran dengan bendera transparansi publik.

Untuk sementara, saya salut kepada Pak Ahok. Beliau unik, belum ada pemimpin sebelumnya, kayaknya sih bersih makanya ia berani koar-koar transparansi dan ingin pecat sana pecat sini.

Sejenak saya berpikir iseng, seandainya Ahok dan Jokowi nyapres, saya pilih mana ya…?

Dua hal yang masih belum satu selera dari Ahok buat saya:
1.      Koar-koar keras di medianya agak dikurangi dikit, khawatir terjadi tong kosong nyaring bunyinya. Tapi sekarang masih belum ada bukti complain untuk kinerja Ahok. Jadi, tongnya masih berisi.

2.      Karena beliau non-Muslim. Sementara ini, saya membaca bahwa seorang Muslim itu harus memilih pemimpin dari kalangan Muslim lagi. Terkait hal ini saya perlu belajar lagi karena akan dilemma ketika ada pemimpin Muslim tapi tidak waras; sementara itu ada pemimpin yang waras, tapi non-Muslim.

Untungnya, Ahok tidak nyapres sekarang. He…he…


Selamat berkarya Pak Ahok! Dua jempol buat Bapak!

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...

2 comments:

  1. mas lagi galau ni bentar lagi tanggal 22.
    siapa sih yg menang. jokowi atau prabowo ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Daripada galau mendingan kita terus ngeblog. he...he.. Tanggal 22 hanya nunggu pengumuman, yang penting kita bisa nerima apapun hasilnya tanpa anarkis. :)

      Saya semakin yakin Jokowi akan jadi pemenang Mas...

      Delete