Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Wednesday, October 22, 2014

Akankah Artis Menjadi Menteri Kabinet Jokowi-JK?

Jokowi-JK sudah dilantik, kini saatnya menunggu menteri terpilih yang siap duduk di kabinet. Isu syarat professional yang dihembuskan Jokowi masih menuai kecurigaan sebagian kalangan.

Kwik Kian Gie dalam sebuah acara TV One mengatakan bahwa sebaiknya kita menanyai presiden itu apa strategi untuk membangun negeri ini, bukan langsung menentukan jumlah kursi menteri.


Jadi, jumlah menteri harus menyesuaikan dengan strategi yang akan digunakan. Kalau berita yang muncul saat ini seolah-olah strategi harus menyesuaikan jumlah menteri karena sudah dipatok 33 kementerian.

Dikatakan bahwa ada 16 menteri dari profesional Parpol dan 17 dari profesional murni (non-Parpol). Muncul tiga pertanyaan berikut:

1. Akankah Jokowi mengangkat Puan Maharani sebagai menterinya?
Tokoh muda PDIP ini memang memiliki jabatan tinggi di PDIP, apalagi beliau sebagai puteri Ketua Umum, Megawati.

2. Akankah Jokowi mengangkat menterinya dari kalangan artis atau selebritis?
Kita tahu ada seorang artis yang sangat lantang bersuara dalam berbagai forum, baik dalam forum politik maupun social. Ia adalah Rieke Diah Pitaloka.

3. Seandainya Puan dan Rieke jadi menteri, apakah ini positif?
Rakyat dan pasar pasti bereaksi dengan cepat.

Profesionalisme menteri menjadi pekerjaan besar pertama Jokowi-JK yang dinantikan rakyat.
"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

2 comments:

  1. waah bagi bagi kue,,,ya kang pak Pres

    ReplyDelete
  2. apa boleh buat inilah yg namanya politik
    walaupun tak profesional dalam bidangnya, tetap bisa saja diangkat. karena ini politik dan partai. he he...

    ReplyDelete