Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan FB Gratis | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
Jurnal STAI al Falah
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Tuesday, October 21, 2014

Jokowi Bertemu Utusan Luar Negeri Tanpa Jas dan Dasi!!!


Setelah dilantik, Jokowi langsung kerja menerima tamu undangan dari berbagai negara. Hari pertama kerja Jokowi bertemu Perdana Menteri Malaysia dengan mengenakan kemeja putih, tanpa jas dan dasi.


Malam harinya, Jokowi bertemu utusan Amerika Serikat. Lagi-lagi beliau tidak mengenakan jas dan dasi, melainkan mengenakan batik.

Gaya berpakaian presiden seperti ini membuat saya sangat bahagia. Sudah lama negeri ini sering menyebut bahwa mengenakan dasi dan jas itu agar tampil terhormat.

Namun saya berbeda pendapat bahwa terhormat itu jangan terlalu hanya terlihat, tapi harus dirasakan. Kebaikan yang terasa oleh orang lain jauh akan lebih dahsyat daripada hanya penampilan berjas dan berdasi.

Menghormati tamu luar negeri itu tidak selalu harus mengenakan jas dan dasi, tapi mengajak ngobrol mereka dengan ramah dan cerdas, kemudian berupaya keras untuk membangun kerja sama yang baik, jauh lebih bagus!!!

Logika sederhananya begini: mengenakan jas dan dasi itu bisa menghambat langkah kita untuk bekerja. Silahkan bandingkan, kalau presiden tiba-tiba ingin masuk ke gubuk reyot orang miskin, lebih baik pakai jas atau baju biasa?

Begitulah cara berpakaian. Suatu saat, semoga presiden bisa juga mengenakan kaos. Bukan untuk merendahkan sakralitas istana, tapi orang pakai kaos lebih siap bekerja keras daripada mengenakan jas dan dasi. Ha…ha…


Selamat Pak Jokowi. Kami nantikan langkah cerdas selanjutnya, terutama pengangkatan menteri yang profesional. J

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

No comments:

Post a Comment