Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan FB Gratis | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
Jurnal STAI al Falah
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Thursday, October 23, 2014

Pengumuman Menteri Jokowi Bikin Greget atau Menjengkelkan?

Lebih baik lambat pengumumannya daripada cepat tapi para menteri bermasalah, kata seorang pengamat. Ada juga yang mengatakan, Indonesia sedang vacuum of power dan ini sangat membahayakan negara ini.


Kedua pendapat di atas bisa ditanggapi sesuai konstitusi saja. Kalau keterlambatan Jokowi dalam pengangkatan menteri berbahaya, maka DPR harus lebih duluan bersuara daripada para pengamat.

Jadi, saya masih tenang-tenang saja meskipun agak greget juga karena Jokowi sendiri kemarin bilang bahwa pengumumannya: “Hari ini, bisa pagi, siang atau malam.”

Yang menjengkelkan di mata saya adalah ketidak-pastian tempat pengumuman para menteri yang dipilih dan jam pengumumannya.

Ketidak-pastian tersebut membuat repot para wartawan. Di samping itu, saya baca Paspampres juga sudah bekerja menyisir tempat yang diduga akan digunakan Jokowi saat pengumuman nama-nama menterinya. Ini sangat merepotkan! Kasihan Paspampres, kasihan juga wartawan Pak Presiden!!!

Saya pikir kalau belum ada kepastian , jangan bilang hari ini atau besok, pagi atau malam. Bilang saja belum beres, kalau sudah beres nanti dikasih tahu!

Mengenai tempat, ya tentukan saja satu tempat agar Paspampres, wartawan dan orang-orang yang ingin menyaksikan bisa fokus ke satu tempat sehingga mereka bisa lebih menghemat energi, tidak menerka-nerka tempat pengumuman.

Pengumuman nama-nama menteri sangat berbeda dengan melihat kinerja bawahan yang seringkali lebih baik dengan sidak atau blusukan.


Satu lagi, modal trust Jokowi di mata rakyat: Benarkah Jokowi akan memberikan para menteri yang profesional dan bersih? Kalau ini dilanggar, maka aksi tolak Jokowi akan mulai menyala. Semoga tidak terjadi…

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

2 comments:

  1. kalau saya sih ngak gregetan atau mangkel, Kang. paling saya juga ngak bakalan ditawari kursi jadi menteri. *ngarep gaji menteri doang* hehehe

    ReplyDelete