Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan FB Gratis | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Sunday, February 22, 2015

Memilih Bahasa Asing Selain Bahasa Inggris

Mungkin ada yang sedang mencari tahu: “Bahasa asing apa yang harus saya pelajari untuk melengkapi kemampuan bahasa Inggris?”

Memang ada yang mengatakan memiliki kemampuan bahasa asing selain bahasa Inggris akan memiliki nilai tambah untuk karir kita, meskipun ini bukan jaminan!

Lalu bahasa asing apa yang harus dipelajari?

Banyak alasan yang bisa membantu Anda membuat keputusan untuk belajar bahasa asing, selain bahasa Inggris, misalnya:


A. Memilih Bahasa Asing Yang Serumpun
Ada yang menyarankan, kalau kita sudah belajar bahasa Inggris sebaiknya belajar bahasa asing yang serumpun, misalnya: bahasa Jerman.

Kalau tidak suka bahasa Jerman, mungkin bisa memilih bahasa Francis karena sama ditulis dalam huruf latin. Ini akan mempermudah dalam belajar.


B. Memilih Bahasa Asing Sesuai Minat
Saya sendiri lebih memilih alasan kedua ini. Saya tidak belajar bahasa Jerman, tapi malah belajar bahasa Arab karena minat saya untuk belajar Islam lebih didukung dengan kemampuan bahasa Arab.

Dan saya meyakini bahwa alasan kedua ini lebih kuat dibandingkan alasan pertama. Alasan pertama itu mungkin muncul di benak yang belajar bahasa asing karena “suka-suka saja” atau karena “ingin menjadi pakar bahasa Inggris”, sehingga ingin menjadikan bahasa asing lain sebagai penunjang kepakarannya dalam bahasa Inggris.

Bahkan alasan bisnis dan karir juga lebih kuat untuk menentukan bahasa asing pilihan. Kita akan lebih bersemangat belajar Mandarin karena bisa kuliah di China, daripada belajar bahasa Jerman padahal kita tidak ada rencana ke Jerman dan tidak pula berencana jadi pakar bahasa Jerman.

Berbicara bahasa serumpun, saya teringat pada bahasa Mandarin dan Jepang. Pada saat kuliah dulu, ada mata kuliah pilihan bahasa Jepang satu semester. Karena bahasa Jepang terasa unik dan tulisannya mirip bahasa Mandarin, saya coba membeli buku bahasa Mandarin. Eh, ternyata memang kedua bahasa ini benar-benar serumpun.

Bahkan saya memperkirakan kalau kita sudah bisa membaca huruf kanji Jepang, maka kita akan mampu memahami huruf tulisan China karena bentuk dan artinya sama, namun cara bacanya berbeda.

Kalau ada orang jago kanji Jepang, maka besar kemungkinan bisa melahap buku-buku bahasa China (Mandarin). Double untung, kan…..!

Jadi, kalau ingin belajar bahasa asing yang serumpun, kita bisa belajar bahasa Mandarin dan Jepang. Huruf Jepang merupakan adopsi dari huruf China lho…

Dengan kata lain, kalau kita ingin belajar bahasa asing yang serumpun dengan bahasa Arab, maka disarankan belajar bahasa Urdu (yang digunakan di Pakistan). Tapi saya enggak memilih bahasa Urdu karena kemampuanku terbatas dan bahasa Urdu terasa suram di dunia karir. Tidak hanya alasan karir suram, bahasa Urdu itu mungkin saja sulit referensinya di Indonesia.

Kok sulit?
Jangankan bahasa Urdu yang tidak populer di Indonesia, buku-buku bahasa Jepang dan Mandarin saja sangat susah dijumpai di toko buku, padahal kedua bahasa asing ini sangat populer di Indonesia.

Bahkan dulu bahasa Jepang itu ada S2-nya di UPI, tapi mencari kamus bahasa Jepang lengkap saja susah, apalagi mencari buku tatabahasa bahasa Jepang, wuiiih sulitnya minta ampuuun (di toko buku). Yang ada hanya buku percakapan dan grammar dasar!!!

Oleh karena itu, untuk belajar bahasa asing baru, perlu juga dipikirkan ketersediaan referensinya. Kan ada Internet? Mungkin referensi bahasa asing di Internet lebih lengkap, tapi kita harus punya koneksi Internet (tidak sefleksibel buku cetak) dan sebaiknya sudah bisa bahasa Inggris karena referensi bahasa asing kemungkinan baru banyak dalam edisi bahasa Inggris.


Hmmmm….bahasa Inggris juga belum lancar, malah mikir bahasa asing lain? Ah, ini bagi yang mau saja. Siapa tahu ingin hiburan selain nonton gosip. He..he..

Related Posts:
* Ungkapan Salam (Greetings) Bahasa Jepang
* Angka (Bilangan) Bahasa Jepang
* Percakapan Bahasa Jepang Lengkap
Tata Bahasa Jepang Lengkap
Cara Membaca Kanji Disertai Hiragana, Katakana, Romaji dan Terjemahan Dalam Bahasa Inggris dan Indonesia Lengkap

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

No comments:

Post a Comment