Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Friday, April 10, 2015

Perbedaan Hadits dan Sunnah

Sering kali terdengar orang mengucap Hadits Nabi dan Sunnah Nabi seolah-olah sama. Ternyata berbeda…

Hadits berarti ‘perkataan’ karena berasal dari kata bahasa Arab “hadatsa” (berkata). Hadits menurut ulama adalah perbuatan, perkataan dan pendiaman.


Sedangkan sunnah menurut Rasyid Ridha adalah “kebiasaan yang dilakukan secara tetap dan terus menerus. Fauz Noor mengambil padanan untuk kata sunnah, yaitu “tradisi”.

Menurut Nurcholish Madjid, sunnah itu lebih luas dari hadits. Beliau menyatakan bahwa “Pemahaman Nabi terhadap pesan atau wahyu Allah itu dan teladannya dalam melaksanakannya membentuk sunnah kenabiah.”

Kemudian Madjid juga menjelaskan bahwa hadits adalah bentuk reportase terhadap perkataan dan sikap Nabi.

Madjid juga memberikan contoh bahwa sunnah lebih luas dari hadits, yaitu kita mengetahui perilaku Nabi (sunnah) dari sumber yang tidak disebut hadits, yakni biografi Nabi.

Fauz Noor sendiri berbeda pendapat dengan Cak Nur (panggilan Nurcholish Madjid). Noor menyatakan bahwa makna hadits lebih luas dari sunah.

Saya menduga Fauz Noor dan Cak Nur berbeda pendapat tentang sunnah dan hadits mungkin karena mereka memiliki sudut analisis yang berbeda. Jadi, tak perlu dibuat bingung, kecuali kalau ingin mempertajam wawasan kita.

Sumber:

Fauz Noor. Berpikir Seperti Nabi.

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...

No comments:

Post a Comment