Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Tuesday, August 25, 2015

Rumah Bahasa Inggris, Arab, Jepang, Mandarin

Hello Katabah!
Salah satu keberhasilan dalam belajar bahasa adalah ditempa dari rumah. Jika bahasa di rumahnya halus, maka bahasa yang akan digunakan seorang anak akan halus. Jika bahasa yang digunakannya di rumah terpelajar, maka sang anak akan bergaul di masyarakat dan sekolah dengan bermodalkan sikap terpelajar pula.


Bahkan tak sedikit, ketika orangtuanya menjadi dokter, anak-anaknya ikut menjadi dokter; ayahnya menjadi guru, maka anak-anaknya menjadi guru pula. Sang ibu pintar dan lembut, anak-anaknya juga ikut meneladani ibunya. Ini sering terjadi.

Begitu juga ketika ingin membuat anak mampu menggunakan Inggris, Arab, Jepang, atau Mandarin, jika dimulai dari keluarga, kemungkinan hasilnya akan jauh lebih bagus.

Akan tetapi, ada yang tidak boleh dilupakan: “Jagalah anak-anak kita agar menjaga sikap ketika menggunakan salah satu dari empat bahasa asing tersebut! Jangan biarkan anak kita menggunakannya dengan keangkuhan.”

Kita menggunakan bahasa asing itu bukan untuk meremehkan orang lain, tapi kita memang membutuhkannya. Bukan untuk menghina orang lain, tapi justru untuk membantu orang lain.

Saya termasuk yang merasa risih (tidak enak) ketika seorang anak yang sudah banyak gaul (terutama di kota), ia menjawab sapaan dari tetangga dengan bahasa yang tidak biasa digunakan oleh tetangganya.

Misal: tetangga biasa menggunakan bahasa Sunda, anak tersebut menjawab bahasa Sunda dicampur Indonesia. Tetangga tidak berpendidikan, mahasiswa menggunakan istilah-istilah kampus. Memang apa untungnya kita dianggap hebat bicara oleh orang lain? Untung kalau dianggap hebat, bagaimana kalau dianggap sombong?

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...

No comments:

Post a Comment