Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan FB Gratis | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
Jurnal STAI al Falah
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Friday, December 4, 2015

Usaha Apa Yang Untung? Jualan Ciki Makanan Anak Bisa Beli Tanah Rp 200 Juta



Hello Katabah!
Kalau kita melihat pegawai kantoran itu rapi dan bersih. Tidak sedikit orang menganggapnya banyak uang karena terlihat sering jalan-jalan dan shopping.


Namun ketika melihat tukang jualan ciki/snack (makanan anak-anak), tidak sedikit orang yang menganggapnya tidak punya uang banyak karena tidak terlihat rapi.

Namun tahukah Anda, beberapa pedagang ciki yang saya tahu berjualan di pasar tradisional, mereka punya banyak uang lho….!

Bahkan suatu hari saya dikejutkan karena ada mobil bagus berhenti menepi ke pinggir jalan menyapa saya yang sedang jalan kaki mau beli koran. Ternyata itu dia sang pedagang ciki…!

Baru-baru ini, ada juga yang membeli tanah dan rumah seharga Rp 200 juta lebih. Siapakah dia? Apakah seorang PNS atau pegawai kantoran elite seperti perusahaan BUMN? Bukan, ia adalah pedagang ciki juga di pasar tradisional yang sama.

Saya baru tahu dan semakin tahu bahwa para pedagang makanan anak-anak itu banyak duitnya. Namun……saya punya mimpi: “Seandainya mereka (para penjual ciki) itu mampu mendidik para pembelinya agar tidak terlalu banyak jajan, maka itu akan jauh lebih baik.”

Bayangkan saja, betapa banyak anak-anak yang suka jajan ciki, padahal gizinya tidak terjamin. Ada seorang anak yang tidak suka makan nasi karena terlalu banyak jajan, eh….divonis dokter bahwa anak tersebut kekurangan gizi. Nah, ini tantangan bagi para penjual ciki…!

Kalau Anda jadi penjual ciki, maka ingatkanlah anak-anak: “De, sudah makan belum? De, jajan cikinya jangan terlalu banyak, kan tadi pagi sudah. Sekarang ade makan yang banyak di rumah biar cerdas!”

Bukankah anak-anak yang membeli ciki itu juga tanggung jawab kita? Bagaimana kalau anak kita yang terus-terusan membeli ciki ke orang lain, kita pasti sedih, kan?

Artikel Terkait:

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

No comments:

Post a Comment