Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Monday, February 29, 2016

Wallet Bitcoin Terpercaya Untuk Menyimpan Uang Kita



Hello Katabah!
Bitcoin itu ibarat emas yang harus disimpan dengan aman karena memiliki nilai jual tinggi. Sebagai pemula yang baru mengenal Bitcoin (BTC), saya berpendapat bahwa emas itu investasi jangka panjang, sedangkan Bitcoin investasi jangka pendek.


BTC dikatakan investasi jangka pendek karena harganya turun-naik (fluktuatif) dan bukan tidak mungkin regulasi pemerintah ikut menghambatnya. Buktinya, salah satu website tidak menyediakan Bitcoin Trading untuk orang Indonesia.

Kenapa pemerintah menghambat perkembangan BTC?
Bitcoin alias BTC itu menyebar ke seluruh negara tanpa regulasi pemerintah dan hanya digunakan di Internet. Hal ini mungkin juga mempengaruhi nilai tukar rupiah.

Namun menurut saya, biarkanlah BTC ada, sedangkan pemerintah cukup memberitahukan kepada masyarakat bahwa pemerintah tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang berkaitan dengan bisnis Bitcoin. Ini sudah cukup…!

Tidak ada tanggung jawab pemerintah atas BTC, apakah berarti BTC dilarang beredar? Tentu tidak, tapi seandainya terjadi bisnis BTC, maka ibarat kita jualan kangkung, ubi atau jenis produk lain yang belum teregistrasi di pemerintah. Jualan kangkung juga kalau rugi, kita tidak bisa minta asuransi dari pemerintah, bukan? Nah, kalau rugi dalam BTC juga kita jangan menuntut pemerintah karena pemerintah sudah memberi tahu bahwa mereka tidak ikut tanggung jawab. Itu cukup tuh….!

Oleh karena itu, saya menyarankan kepada para pemula seperti saya, kalau ingin terlibat dalam penggunaan BTC, maka jangan menyimpan BTC dalam jangka waktu lama. Coba tukar (atau jual) seminggu sekali atau sebulan sekali agar ketika harga BTC turun, kita tidak merugi dalam jumlah besar.

Bukankah fluktuatif harga BTC itu aneh, apakah itu judi?
Aneh bagaimana? Harga cabai, cengkeh, kopi atau rempah-rempah lain juga seringkali mengalami naik-turun harga yang sangat ekstrim, tapi tetap ada perkebunannya sampai sekarang.

Jadi, BTC itu tergantung kitanya ya….!

Kita sudah punya bank yang menggunakan Rupiah untuk transaksi, kenapa harus menggunakan Bitcoin?
Transaksi dengan Rupiah yang melibatkan bank bisa cukup ribet. Untuk transfer via internet banking saja, kita harus minta token dulu ke bank bersangkutan. Padahal kalau bisa minta secara online, ini jauh akan lebih efektif.

Sedangkan transaksi dengan BTC, kita tidak perlu mencari bank dulu atau ATM untuk transfer. Cukup klik dari laptop, maka sampailah ke China atau Amerika. Ini sangat efektif, bukan?

Cukup dulu pembahasan tentang BTC, sekarang di mana tempat menyimpan saldo Bitcoin kita? Di wallet. Saya sendiri menggunakan wallet online, walaupun ada orang-orang yang menyimpan walletnya di komputer sendiri.

Wallet itu seperti Paypal, Perfect Money, Web Money, Payza, atau e-currency lainnya. Sebenarnya saya belum tahu betul wallet mana yang sangat bisa dipercaya. Akan tetapi, beberapa website besar yang saya pernah kunjungi, mereka menggunakan blockchain.info.

Sebenarnya tanpa wallet khusus pun kita sudah bisa menyimpan Bitcoin di vip.bitcoin.co.id. Situs ini relatif aman karena:
1. Berlokasi di Indonesia
2. Ada verifikasi scan KTP dan handphone
3. Transaksi bisa melalui bank lokal seperti BRI, Mandiri, BCA, dll.
4. Transaksi bisa dalam bentuk Rupiah.

Jadi, jika kita ingin mencairkan Bitcoin yang sudah terkumpul di Blockchain, maka transfer dulu saja ke VIP. Setelah itu, kita jual (tukar) BTC tersebut ke Rupiah di VIP. Beres deh…!

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...