Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Sunday, May 29, 2016

Tempat Buang Preman Zaman Soeharto di Garut



Hello Katabah!
Saat kecil dulu, saya mendengar banyak preman bertato yang tiba-tiba hilang. Ada isu bahwa pemerintahan Soeharto sedang melakukan bersih-bersih sampah masyarakat.


Bahkan Garut mempunyai tempat khusus yang dicurigai sebagai tempat pembuangan para preman yang sudah dikarungi dan dibuang, yakni Gunung Gelap.

Gunung Gelap terletak di Kecamatan Cihurip. Sebagian warga Cisewu melarang anak-anak atau saudaranya melewati Gunung Gelap sendirian di malam hari.

Kenapa tidak boleh sendirian di malam hari?
Khawatir ada begal.

Mungkin alasan di atas juga yang membuat transportasi Cisewu – Garut lebih sedikit daripada Cisewu – Pangalengan Bandung. Padahal selayaknya, transportasi Cisewu – Garut harus lebih banyak karena Cisewu bagian dari Garut.

Apakah sepinya lalu lintas Cisewu – Garut karena takut Gunung Gelap? Entahlah…!

Yang jelas ketakutan orangtua saya tidak hanya jalur Cisewu-Garut, tapi Cisewu-Pangalengan juga sebaiknya tidak sendirian di malam hari agar aman dari bajing luncat.

Apakah kapak merah masih ada saat ini di Garut? Saya juga tidak tahu, tapi melihat daerah sekitar jalan banyak yang jauh dari pemukiman warga, maka ada kemungkinan bajing luncat, kapak merah atau begal masih siap menerkam mangsa. Waspada saja…!

Jadi, usahakanlah kita sudah berangkat pukul 15 sore dari pangalengan agar selamat sampai tujuan. OK!

Sumber:
gosipgarut.com: Ih Serem, di Garut Ada Tempat Pembuangan Mayat Preman

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...