Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Friday, June 10, 2016

Menanam Kangkung Darat Eksperimen 6 Pot Dulu



Hello Katabah!
Di hari ketiga Ramadhan ini, eksperimen menanam kangkung darat dimulai dengan 6 pot (polybag) dulu. Dari 6 pot tersebut dikategorikan menjadi 3 jenis.


Hari ini, saya sudah mempunyai 6 polybag plastik berdiameter 20 cm yang telah diisi tanah. Dua pot pertama sudah ditanami biji kangkung darat, sedangkan 4 pot lagi akan ditanami biji kangkung besok karena bijinya akan di rendam dulu semalam.

Jadi, sekarang ada 4 pot kosong. Biji kangkung darat yang direndam dibagi menjadi dua kategori juga. Kategori satu direndam dengan air saja, sedangkan kategori dua direndam dengan air dan garam.

Menurut tips yang ada di internet, merendam biji kangkung darat dengan air dan garam itu akan mempercepat benih kangkung berkecambah dan lebih cepat siap ditanam.

Menurut ibu, kangkung darat mudah tumbuh walau hanya dilempar sembarangan di tanah. Perbedaannya adalah jika tanahnya subur, maka tangkai kangkung akan tumbuh subur. Namun, jika tanahnya kurang subur, maka tangkai kangkung akan tumbuh kurang subur (Sunda: “mejen”).

Melihat pengalaman ibu di kampung, maka seharusnya kangkung milik saya juga akan tumbuh walaupun montok atau tidaknya tergantung kandungan tanah dalam potnya.

Jadi, sekarang saya sedang menunggu pertumbuhan kangkung darat eksperimen pertama. Katanya, biji kangkung akan mulai muncul keluar tanah dalam waktu 5 atau 7 hari (Seminggu ya…?).

Kalau benar pertumbuhan awalnya harus menunggu selama seminggu, memang terasa lama, greget…! Tapi ketika membaca waktu panennya hanya 30-40 hari dari mulai tanam, rasanya tidak akan terlalu lama. Bahkan ada yang mengatakan hanya 12 hari saja, kita sudah bisa memetik sebagian daunnya.

Ya Tuhan, semoga eksperimen ini berhasil…!

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...