Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Saturday, June 11, 2016

Wisata Kebun Teh Cisewu Garut Selatan Sebelum Pantai Rancabuaya



Hello Katabah!
Perkebunan teh bukan hanya milik Pangalengan Bandung, bukan pula hanya milik Cijakang Garut, tapi Cisewu juga punya. Kabar gembiranya, sekarang jalan menuju kebun teh Cisewu itu sudah diaspal dan tembus mobil walaupun harus memacu adrenalin bersahabat dengan tanjakan yang maknyus.


Nama daerah perkebunan teh yang ada di Cisewu itu adalah Tiwu Genteng. Adan juga yang menyebut Tugenteng. Ah sama-sama saja maksudnya ke sana.

Di Tugenteng, pemandangannya sangat alami karena belum banyak wisatawan nakal yang menjamahnya. Penduduk setempat pun masih tampak khas orang desa walaupun mungkin sebagian ada yang sudah bergaya kota.

Perjalanan menuju kebun teh dihiasi pohon-pohon pinus yang tinggi-tinggi lengkap dengan sadapannya.

Di Tugenteng ada situ kecil yang sangat terkenal dengan cerita mistisnya, yaitu Ciawi. Ini bukan Ciawi Bogor ya…., tapi situ Ciawi yang ada di Tugenteng Cisewu, Kabupaten Garut.

Tentang cerita mistiknya nanti saja dibahas di artikel terpisah. Di sini mah, saya hanya berbagi tempat wisata yang sayang sekali jika Anda lewatkan, apalagi yang sudah bolak-balik Pangalengan – Rancabuaya, masa kebun teh yang ada di puncak gunungnya terlewatkan?

Tak tahu Tugenteng? Lho…enggak gaul…! Hiks..hiks..
Karena belum banyak rumah makan, sebaiknya teman-teman berbekal makanan dari rumah atau dari warung atau rumah makan yang ada di Desa Cisewu atau Desa Pamalayan.

Desa Pamalayan adalah suatu desa yang berbatasan langsung dengan Desa Cisewu dan menjadi titik awal menuju obyek wisata perkebunan teh Tugenteng.

Oh iya lupa…!
Tugenteng juga seringkali menjadi tempat tujuan akhir para anggota Pramuka yang melakukan penjelajahan.

Selamat mencoba!

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...