Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
Investasi BTC Penghasilan Tambahan Modal Rp 5.000an
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Friday, July 8, 2016

Menanam Labu Siam Waluh di Atas Kolam



Hello Katabah!
Sawi alias sosin, kangkung dan bayam sudah ada. Sekarang Abah sedang membuat persiapan untuk menanam labu siam (Sunda: waluh). Karena di area lain akan dipenuhi dengan sayuran lain dan tanaman hias, maka Abah akan menanam labu siam di atas kolam kecil.


Dulu ketika masih kecil, Abah menanam labu siam di dekat pohon cengkeh sehingga merambat memenuhi ranting-ranting cengkeh. Sedangkan ayah biasa merambatkan labu siam ke media khusus (Sunda: parangong) yang terbuat dari bambu.

Saking mudahnya, seringkali labu siam itu tumbuh tanpa sengaja ditanam dan merambat ke pohon-pohon pisang.

Nah, sekarang Abah ingin menanamnya di area sangat sempit, yakni halaman rumah. Inginnya, kangkung merambat cukup di area 3 cm x 3 cm saja di atas kolam super kecil.

Selain karena tidak ada lahan lagi, kata orang-orang, menanam labu siam di atas kolam itu cukup bagus. Kenapa? Karena ketika kita memanen buahnya, maka tidak akan terjatuh ke tanah yang bisa merusak kemulusan waluh. Dengan kata lain, buah waluh yang jatuh ke kolam akan mulus, tidak takut belah atau memar (Sunda: eupeur) yang bisa berakibat busuk di kemudian hari sebelum dimasak.

Tantangannya adalah Abah harus membuat perayapan (Sunda: parangong) yang vertikal agar rambatan labu siam bisa lebih maksimal dan panen pun bisa banyak.

Seperti apa perayapan vertikal? Setelah jadi, nanti akan dikabarkan lagi di blog ini.

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...

Iklan Baris Gratis
Tampilan lebih besar, klik di sini

No comments:

Post a Comment