Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Saturday, November 12, 2016

Media Pembelajaran Bahasa Arab Melalui Blog



Hello Katabah!
Banyak media yang dapat digunakan untuk belajar bahasa Arab. Salah satunya adalah blog. Tentu saja, yang dimaksud blog di sini adalah blog yang selalu update tiap hari atau hampir setiap hari. Blog bahasa Arab seperti itu memiliki kelebihan tersendiri bagi kita sebagai para pembelajar.


Memang ada banyak media yang bisa digunakan untuk membantu proses belajar mengajar bahasa Arab. Masing-masing media memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Menurut saya, blog mampu memberikan kesan yang lebih dinamis. Bahasa Arab yang disajikan di buku-buku atau aplikasi-aplikasi online memang sangat menarik. Akan tetapi, itu sangat terbatas. Bagi para pemula, buku dan aplikasi online memang sangat membantu.

Namun, bagi para pemula yang mulai menginjak menuju level menengah (middle/ausath), aplikasi online seperti game sudah kurang relevan lagi, terutama bagi para pembelajar yang selalu haus atas perkembangan kemampuan bahasa Arabnya.

Oleh karena itu, surat kabar bisa menjadi alternatif. Surat kabar memiliki kesan menarik karena tidak menoton. Kita membaca surat kabar berbahasa Arab seakan-akan kita tidak sedang belajar bahasa Arab. Hal ini terjadi seperti ketika kita membaca surat kabar berbahasa Indonesia.

Berhalaman-halaman koran dilahap cepat dengan penuh antusias karena di kepala hanya tertarik pada topik menarik yang disajikan oleh para penulis. Padahal, jauh di balik itu, kita sedang melatih kemampuan bahasa Indonesia secara otodidak. Saya katakan bahwa ini adalah natural learning style (Gaya belajar secara natural).

Berita gembiranya, koran yang dulu hanya menghiasai kota-kota atau perkantoran, sekarang sudah bisa masuk desa, bahkan ke kamar tidur. Ini terbukti dengan merebaknya koran atau surat kabar online yang dapat diakses melalui smartphone atau Handphone (HP).

Kapanpun dan di manapun, kita bisa mengakses surat kabar online (portal berita online) selama ada koneksi internet.

Tantangannya adalah apakah kemampuan kita sudah mampu memahami berita-berita berbahasa Arab? Saya kira banyak para pemula yang belum sanggup. Bahkan melihatnya pun tidak tertarik karena kesulitan menerjemahkan teks Arab yang tidak sepraktis membuka kamus bahasa Inggris.

Solusinya adalah membuka blog yang membahas bahasa Arab. Blog di sini jangan tertukar dengan situs atau web yang hanya membahas pembelajaran bahasa Arab secara statis dan sistematis. Salah salah satu karakteristiknya adalah situs tersebut jarang update pembahasan baru.

Yang dimasud saya terkait blog belajar bahasa Arab yang dinamis itu adalah blog yang menyajikan pembahasan tentang bahasa Arab tiap hari atau paling jarang update sekali dalam 3 hari (seperti blog ini hehe).

Dengan blog dinamis, otak kita akan terasa lebih fresh. Kosakata baru selalu muncul; kosakata lama terus diasah; dan kerumitan kalimat relatif sederhana. Frekuensi praktek bahasa Arab pun tiap hari. Inilah kelebihan belajar bahasa Arab dari blog.

Mari kita garis-bawahi bahwa blog itu menyajikan kalimat-kalimat bahasa Arab yang relatif sederhana. Kenapa? Karena penulisnya menulis dengan santai. Hal ini berbeda dengan kalimat-kalimat yang ada dalam sebuah makalah atau buku yang cenderung ditulis dengan serius sehingga tingkat kesulitan kalimat-kalimatnya pun lebih tinggi.

Singkat kata, belajar bahasa Arab melalui konten blog dinamis itu lebih menyenangkan dan mampu mendorong diri kita untuk praktek bahasa Arab tiap hari. Ini yang saya rasakan. Anda?

Baca juga:

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...

No comments:

Post a Comment