Ekspresi | Belajar HTML dan PHP | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
STAI Al-Falah
Belajar Pemrograman PHP, MySQL, Framework CI, Domain, Hosting dan CMS Wordpress
Inkubator | Daftar Isi | Bisnis Bitcoin | Tools Penting | PrivacyPolicy | Inggris Arab

Friday, February 1, 2019

Haruskan Patuh Pada Silabus, SAP, RPS?


Saat mendengar saran bahwa dosen harus mengajar sesuai sistematika materi pembelajaran yang tercantum di RPS, silabus atau apapun namanya, saya sedikit kaget karena sudah agak lama tidak mendengar saran seperti itu. Kan saya jarang sekali ikut diskusi atau seminar kependidikan. Hihi

Kemudian, saya ada niatan untuk mencoba mengajar tepat sesuai masing-masing pertemuan pada silabus karena selama ini cukup sering mengajar kurang sistematis.

Selama ini, saya berfikir bahwa silabus itu pijakan buat saya ngajar agar ada keseragaman kompetensi antara kampus satu dengan kampus lain, agar saya ada gambaran untuk mengajarkan materi-materi tertentu. Adapun saat proses perkuliahan, saya masih cenderung melihat kondisi di kelas dan kemampuan saya juga.

Gini maksudnya…
Jika di silabus tercantum:
Pertemuan 1: materinya A
Pertemuan 2: materinya B
Pertemuan 3: materinya C.

Maka kadang di pertemuan 2, saya ngajar materi C. Kenapa? Ini beberapa alasannya:
1.      Jika kampus belum memiliki fasilitas penunjang untuk materi B, maka saya lompat ke materi C.
2.      Jika mahasiswa saat belajar materi A menunjukkan perhatiannya ke materi C, maka saya juga suka lompat ke materi C agar terasa nyambung oleh mahasiswa.
3.      Jika saya sendiri masih kurang yakin pada kesiapan materi B, maka saya juga suka lompat ke materi C agar penyampaian materi B lebih optimal walaupun tertunda dari yang sudah dijadwalkan di silabus.
Bagi sayaaa
Yang penting materi di silabus tercapai. Lebih dari itu, apabila kondisi di lapangan diduga belum mampu menerima materi sesuai silabus hingga tamat (hehehe), maka saya pilih saja mana yang lebih penting untuk disampaikan terlebih dahulu dan mahasiswa diduga kuat mampu menerimanya. Daripada semua materi disampaikan, tapi keluar kelas mahasiswa hanya membawa kebingungan dan kantuk yang tak tertahankan. Hihi

Apakah cara saya di atas berhasil?
Belum berhasil sesuai harapan sih. hehehe
Kadang-kadang masih juga ada mahasiswa yang ngantuk sehingga saya dengan agak malu-malu menghampirinya. wkwkwk


"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

No comments:

Post a Comment