Ekspresi | Belajar HTML dan PHP | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
STAI Al-Falah
Belajar Pemrograman PHP, MySQL, Framework CI, Domain, Hosting dan CMS Wordpress
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Inggris Arab

Sunday, October 6, 2019

Dosen Tak Bercita-cita Jadi Dosen, Kok Bisa Percaya Diri?


Saat kuliah S2 di Bogor, seorang dosen muda mengaku tak pernah ingin jadi dosen sebelumnya dengan alasan gajinya tak sebesar usaha lain.

Beberapa minggu yang lalu, saya membaca kisah seorang dosen dulunya tidak tertarik menjadi dosen karena gaji dosen jauh lebih kecil dari bisnisnya.

Kemarin, saya mendengarkan seorang dosen dan sekaligus menjadi narasumber mengaku tak pernah bercita-cita menjadi dosen, tapi ingin jadi profesor. Dengan cita-cita jadi profesor, dosen dan S3 otomatis harus dilalui. Saya sebenarnya penasaran, apakah beliau benar-benar pernah bercita-cita ingin jadi dosen atau tidak? Mungkin perlu penegasan… Hehe karena dulu profesor tidak selalu harus jadi dosen atau S3 terlebih dahulu.  

Saya jadi rindu ingin mendengarkan narasumber seorang dosen yang memang pernah bercita-cita ingin menjadi dosen. Kalau tidak bercita-cita sejak SD untuk menjadi dosen, minimal saat S1 pernah.

Saya ingin menangkap pesan terdalam dari seorang narasumber yang benar-benar berjiwa dosen. Hati dan fikirannya seutuhnya ingin memberikan yang terbaik sebagai peran dosennya, mengabdi untuk masyarakat melalui kampus tercinta.

Ia suka mengajar karena memang ia cinta mengajar. Ia suka menyayangi mahasiswa karena ia memang sayang karena Allah seperti orangtua menyayangi anak-anaknya. Ia membangun komunikasi dengan civitas akademika karena memang ia orang baik. Ia melakukan penelitian karena memang ia sangat perhatian pada pendidikan. Semoga saya ketemua dengan narasumber seperti ini. Aamiin..

Saya melamun, mereka yang tak bercita-cita saja bisa jadi dosen. Betapa dahsyatnya bila yang memang bercita-cita dosen sejak masa remajanya!


"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

No comments:

Post a Comment