9 Buku Saya | Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
Katabah Berbagi
CV dan Lowongan Kerja
Karir dan Beasiswa SI
Program Portofolio Dosen
Rangkuman Prestasiku
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi

Sunday, October 7, 2012

SATU KUNCI HIDUP DI SAAT PUTUS ASA


SATU KUNCI HIDUP DI SAAT PUTUS ASA

Meskipun sudah lama dan beberapa kali mendengar kunci untuk menghadapi saat putus asa, baru saat ini benar-benar ingin mencoba dan meyakininya. Kenapa tidak menggunakannya sejak dulu? Karena kepala ini cenderung ingin berpikir maju dan terus memperbaharui langkah-langkah kehidupan. Akan tetapi, semuanya memang ada saatnya. Mungkin saat inilah, saat yang tepat untuk menggunakannya.
Apakah kunci anti putus asa tersebut? Jawabannya: “Jalani, nanti juga ada jalan!” Kunci ini merupakan kunci yang sangat saya tidak sukai karena tampak terlalu menyerah begitu saja. Saya ingin berikhtiar dengan berbagai strategi progresif. Langkah progresif tersebut sudah dicoba selama ini, mungkin ini saatnya menghadapi hidup dengan cara yang berbeda.
Di saat pikiran supek, semangat hilang, putus asa tumbuh, seorang teman ngajar yang baru saat itu kenalan melayangkan kunci tersebut. Sambil tak ada gairah hidup, saya baca juga beberapa pengalaman orang gagal yang terpampang di dunia maya, ternyata mereka juga menggunakan senjata yang sama. Saya menduga, mungkin kunci tersebut pengejewantahan dari makna ikhlas. Untuk itu, saya coba untuk menjalani hidup ini dengan tidak perlu mengundang stres, karena nanti juga ada jalan. Saya tambahkan lagi agar benar-benar pikiranku netral, cukup setengah kalimat saja dari kunci tersebut, yakni “Jalani saja hidup ini,” tak peduli apakah nantinya akan ada jalan atau tidak. Kenapa sepenggal? Karena justru penggalan kalimat terakhir itulah yang seringkali membangkitkan pikiran progresif diri ini.
Kalimat “Jalani, nanti juga ada jalan!” mungkin sejalan dengan makna “Jalanilah hidup ini seperti air mengalir!” Akan tetapi, air mengalir itu masih ada kekuatan untuk menembus apapun yang menghalanginya. Bagi saya, tidak perlu kekuatan itu, yang ada hanya benar-benar melangkah saja. Tak lebih dari itu.
"Boleh Konsultasi Masuk Jurusan Sistem Informasi via YouTube: @katabahcom."
Tips Skripsi Program Studi Sistem Informasi

No comments:

Post a Comment