Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
CV dan Lowongan Kerja
Karir dan Beasiswa SI
Program Portofolio Dosen
Rangkuman Prestasiku
Materi Kuliah Sistem Informasi (S1)
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi

Monday, December 30, 2013

Wacana Baru: Duet Jokowi-Aher Capres 2014


Setelah beberapa tokoh tua berambisi nyapres, sekarang semakin bermunculan tokoh-tokoh muda memberikan sinyal ingin meramaikan pemilihan presiden 2014, misal: Jokowi, Anies Baswedan, Aher, dll.


Ketika masyarakat banyak yang menolak duet Megawati-Jokowi, kini muncul duet Jokowi-Aher. Paling tidak, ada dua tantangan untuk duet tersebut:
1.      Jokowi berada di bawah bayang-bayang Megawati yang diduga masih mengedepankan terah Bung Karno.
2.      Aher (Gubernur JABAR) berada di bawah bayang-bayang kasus yang sedang mendera PKS sebagai tempat bernaungnya.

Lalu duet manakah yang disukai masyarakat yang dianggap sebagai duet capres dan cawapres yang paling ideal? Kita ikuti perkembangan gulir politik di bumi pertiwi ini.

Info yang menggembirakan buat saya antara lain: di salah satu media online terbesar tanah air, “Gusmus mendukung calon pemimpin muda karena tokoh tua dianggap beliau sudah loyo.” Dukungan ini disampaikan ketika Anies Baswedan berkunjung ke rumah beliau. Tapi tetap, Gusmus mewanti-wanti agar pemimpin muda jangan mewarisi kebobrokan pemimpin terdahulunya.

Meskipun banyak tokoh yang tidak memperdulikan tua-muda dalam kepemimpinan, tapi saya tetap masih mendukung tokoh muda harus memimpin negeri ini. Sementara tokoh tua harus jadi penasehatnya. Sinergi, bukan?

Walaupun demikian, kekecewaan saya tetap besar terhadap para tokoh muda saat ini karena banyak yang ikut terkena isu korupsi, bahkan ada yang sudah dijebloskan ke penjara KPK. Ini tugas berat buat generasi muda!
"Boleh Konsultasi Masuk Jurusan Sistem Informasi via Tiktok: @katabahcom."
Tips Skripsi Program Studi Sistem Informasi

No comments:

Post a Comment