Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
CV dan Lowongan Kerja
Karir dan Beasiswa SI
Program Portofolio Dosen
Rangkuman Prestasiku
Materi Kuliah Sistem Informasi (S1)
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi

Wednesday, June 18, 2014

Tempat Mangkal PSK Ditutup Enggak Ya?

Sekarang makin ramai saja berita tentang penutupan Gang Dolly di Surabaya. Pemerintah bersikeras untuk menutupnya, sedangkan PSK dan Mucikari ngotot ingin tetap buka.

Berbagai alasan diungkapkan oleh PSK dan Mucikari (Germo), sehingga mereka akan tetap membuka Dolly, kecuali selama bulan Ramadhan.

Yang membuat saya pusing adalah dua alasan ini:

1.      Kalau tempat pelacuran dibiarkan buka
Kita dianggap melegalkan perzinahan

2.      Kalau tempat pelacuran ditutup
Untuk alasan PSK akan kehilangan pekerjaan nampaknya sekarang sudah mulai diatasi oleh pemerintah yaitu dengan cara tidak memulangkan PSK setelah pembubaran tempat lacur (lokalisasi), tapi mereka dibina dan diberikan keterampilan. Saya setuju dengan yang ini!

Namun ketika ada alasan bahwa dibubarkannya tempat lacur (maaf tidak menggunakan prostitusi takut dianggap memperhalus) akan menyebabkan susahnya kontrol terhadap kesehatan pelacur alias Pekerja Seks Komersial (PSK) sehingga penularan HIV susah terkontrol juga. Ini yang membuat saya pusing!


Bagaimana menurut teman-teman, tempat lacur itu harus ditutup atau enggak ya?
"Boleh Konsultasi Masuk Jurusan Sistem Informasi via Tiktok: @katabahcom."
Tips Skripsi Program Studi Sistem Informasi

No comments:

Post a Comment