[A]
Arsitektur Nalar: Struktur berpikir mendasar yang digunakan untuk merancang sistem informasi agar tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga logis dan manusiawi.
Analytics: Proses membedah data masa lalu untuk menemukan pola tersembunyi; dalam Seri 11, ini disebut sebagai seni "meramal yang bermartabat".
[B]
Business Intelligence (BI): Strategi dan teknologi yang digunakan untuk mengubah data mentah menjadi wawasan (insight) untuk pengambilan keputusan.
Bilik Birokrasi: Sekat-sekat administratif yang seringkali menghambat aliran data; musuh utama dalam integrasi sistem.
[D]
Data Warehouse: Gudang data terintegrasi; tempat di mana nalar yang tercecer dikumpulkan kembali menjadi satu kesatuan yang utuh.
Data Cleansing: Proses pembersihan data dari kesalahan; secara filosofis berarti membuang "kebohongan" dalam data agar keputusan tidak sesat.
Data Zombi: Data yang ada secara administratif (tercatat), namun tidak memiliki ruh atau kegunaan nyata bagi masyarakat di Lantai Tanah.
Dashboard: Visualisasi informasi; alat komunikasi antara arsitek data dengan pengambil keputusan.
[E]
ETL (Extract, Transform, Load): Proses teknis memindahkan data; dalam kacamata Ahda, ini adalah proses "Penyulingan Nalar" dari berbagai sumber.
[I]
Insight (Wawasan): Hasil akhir dari BI; bukan sekadar angka, tapi pemahaman mendalam tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Integrasi: Proses penyatuan sistem; upaya untuk memastikan tidak ada data yang merasa "terasing" dalam satu organisasi.
[K]
Kecerdasan Bisnis: (Lihat Business Intelligence).
Keadilan Data: Prinsip bahwa informasi harus bisa diakses dan bermanfaat bagi semua lapisan, bukan hanya penguasa sistem.
[L]
Lantai Tanah: Simbol realitas sosial masyarakat bawah; tempat di mana keberhasilan sebuah proyek TI diuji secara nyata (bukan di awan-awan).
[M]
Manifesto Ahda: Mazhab pemikiran yang mengedepankan keseimbangan antara teknologi (Data), logika (Nalar), dan kemanusiaan (Rasa).
[N]
Nalar: Logika murni yang digunakan untuk mengolah data agar tidak menjadi sampah informasi.
[O]
OBE (Outcome-Based Education): Pendidikan berbasis hasil; di mana mahasiswa dinilai dari kemampuannya menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi sesama.
[R]
Rasa: Unsur empati dalam mengolah data; memastikan bahwa setiap angka yang disajikan mempertimbangkan dampak sosial dan kemanusiaan.
[V]
Visualisasi Data: Seni menyajikan angka dalam bentuk gambar/grafik; tujuannya agar nalar bisa "dilihat" bahkan oleh orang awam sekalipun.
**
|
"Boleh Konsultasi Masuk Jurusan Sistem Informasi via Tiktok: @katabahcom."
|
|
Tips Skripsi Program Studi Sistem Informasi |
|
|
No comments:
Post a Comment