6.1. Protokol "Ignore and Execute"
Bagi rakyat yang melihat KDM sedang bekerja dan melihat pengkritik sedang "bernyanyi", gunakan protokol ini: Ignore and Execute.
Jangan Debat Kusir: Mendebat orang yang tidak punya portofolio (Tipe 1) adalah pemborosan resource otak.
Nalar Ahda: Debat dengan mereka itu seperti mencoba meng-install software canggih di komputer pentium 1. Gak bakal masuk, cuma bikin hang. Lebih baik fokus mendukung aksi nyata yang sedang berjalan.
6.2. Filter Informasi: Cek "Source Code"
Setiap kali ada tokoh atau pejabat yang mengkritik kebijakan KDM (seperti soal subsidi pajak atau penertiban sampah), rakyat harus langsung melakukan Source Code Check:
Siapa yang bicara?
Apa yang sudah dia bangun untuk Jabar?
Apakah dia punya "kolam ikan" sendiri atau cuma jago beli ikan di pasar?
Jika jawabannya "nggak ada", maka masukkan opininya ke folder Spam.
6.3. Solidaritas "User" Jabar
Prof. Ahda mengajak seluruh "User" (warga) Jawa Barat untuk menjadi Beta Tester yang jujur. Jika kebijakan KDM (seperti bayar pajak tanpa KTP) itu memudahkan, katakan mudah! Jangan mau dipengaruhi oleh narasi para "ahli" yang ingin mempersulit hidup kita demi prosedur yang kaku.
Vonis Nalar Akhir:
Dengan Bab 6, buku ini bukan cuma jadi bacaan, tapi jadi "Senjata Literasi" buat warga Jabar agar tidak gampang di-brainwash oleh kaum nyinyir.
**
Daftar Isi Kritik KDM
|
"Boleh Konsultasi Masuk Jurusan Sistem Informasi via YouTube: @katabahcom."
|
|
Tips Skripsi Program Studi Sistem Informasi |
|
|
No comments:
Post a Comment