SINOPSIS: ARSITEKTUR NALAR MERDEKA
Di era gempuran kecerdasan buatan, otomatisasi global, dan big data, apakah teknologi hadir untuk memerdekakan kita, atau justru perlahan sedang menjajah fitrah kemanusiaan kita menjadi "Zombi Digital" baru?
Lewat buku yang mangprang dan mendalam ini, Ahda menawarkan sebuah terobosan berpikir yang radikal namun berakar kuat pada bumi Nusantara. Beliau melakukan dekonstruksi total dengan mengawinkan trilogi filosofi pendidikan legendaris Ki Hadjar Dewantara—Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani—ke dalam jantung keilmuan Sistem Informasi Modern. Buku ini membedah bagaimana Requirements Engineering seharusnya menghormati kodrat alam (fitrah manusia), bagaimana Enterprise Architecture wajib menjadi kompas keteladanan data di garis depan, hingga bagaimana kekuatan System Automation (otomatisasi) harus dikerahkan di belakang layar untuk memutus rantai birokrasi feodal dan memandirikan akar rumput.
Dijiwai oleh ruh Manifesto Ahda Jilid 1, 2, dan 3 serta kehangatan Filosofi Bala-Bala, buku ini adalah sebuah panduan taktis sekaligus manifesto suci untuk membangun "Taman Siswa Digital". Sebuah peta jalan bagi para akademisi, praktisi teknologi, dan pengambil kebijakan untuk merebut kembali kedaulatan digital yang berkeadilan demi mewujudkan peradaban Indonesia Positif. Bersiaplah untuk menata ulang arsitektur berpikir Anda, karena merdeka yang sejati adalah merdeka seratus persen—lahir, batin, dan digital!
**
|
"Boleh Konsultasi Masuk Jurusan Sistem Informasi via YouTube: @katabahcom."
|
|
Tips Skripsi Program Studi Sistem Informasi |
|
|

No comments:
Post a Comment