9 Buku Saya | Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
Kuliah Nalar SI Gratis
Katabah Berbagi
Pusat Digitalisasi Nalar Sunda Cisewu
CV dan Lowongan Kerja
Program Portofolio Dosen
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi
Showing posts with label MBKM. Show all posts
Showing posts with label MBKM. Show all posts

Thursday, June 26, 2025

Kampus Berdampak Selamat Datang!

 Periode sebelumnya, kita mengenal istilah Kampus Merdeka (MBKM). Sekarang, istilahnya Kampus Berdampak. Untuk mahasiswa Sistem Informasi UNFARI, insyaallah saya update infonya di blog ini. Untuk Prodi SI, mahasiswa minimal semester 5.

Pada 26 Juni 2025, web https://simbelmawa.kemdiktisaintek.go.id/magang masih pemeliharaan (maintenance) 

Bisa pantau terus web tersebut tiap hari agar waktu pendaftaran tidak terlambat. 

Pelaksanaan magang selama 1 semester. 

Syarat yang harus disiapkan:

Rekomendasi Pimpinan Perguruan Tinggi

Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) Mahasiswa

Lulus proses seleksi oleh Mitra (LOA)

 

Tahapan seleksi Mahasiswa sebagai berikut:

a. Mahasiswa mendaftar melalui laman Program;

b. Persetujuan dari Kepala Program Studi asal mahasiswa dan Pimpinan Perguruan Tinggi;

c. seleksi administrasi oleh Belmawa yaitu memeriksa kesesuaian data Mahasiswa pendaftar berdasarkan persyaratan Program yang dilakukan oleh Perguruan Tinggi pengirim;

d. Mitra melaksanakan seleksi kualifikasi, hanya mahasiswa yang lolos seleksi administrasi yang bisa diakses oleh mitra;

e. Mahasiswa akan mendapatkan informasi penawaran/penerimaan peserta magang;

 f. Mahasiswa melakukan konfirmasi menerima/menolak penawaran dari Mitra melalui platform dalam waktu maksimal 24 jam, jika dalam waktu tersebut mahasiswa tidak melakukan konfirmasi, maka status penawaran akan hangus;

g. penetapan hasil seleksi Mahasiswa Program Magang

Berdampak dengan Keputusan Direktur Belmawa; dan

h. hasil seleksi Mahasiswa Program Magang Berdampak dapat dilihat melalui laman Program MBKM. 

 

Wednesday, September 6, 2023

Guru Penggerak Menyita Waktu, Hati-hati!

Saya termasuk salah satu yang merasa senang dengan adanya program-program peningkatan kualitas guru dan dosen melalui MBKM. Akan tetapi, kita tetap harus bijak mengikutinya.

Salah satu yang muncul bersama ramainya MBKM adalah ada calon guru penggerak. Guru yang lolos seleksi yang mengikuti pembelajaran online selama 6 bulan. Memang ada kabar akan diberikan uang transport tapi besarannya "tidak dipastikan" (hanya dari mulut ke mulut).

Istri saya mengikuti pelatihan/pembelajaran Calon Guru Penggerak (CGP) tahun 2023 ini. Baru dua hari ikut, saya menilainya sangat menyita waktu, saya pun kaget. Satu sisi ingin mendukung keilmuan istri, sisi lain keluarga, terutama anak sangat membutuhkan "kehadiran" ibu.

Selama dua hari itu, jadwal pembelajaran online diselenggarakan dari pukul 16.00 WIB sampai sekitar magrib. Disambung setelah Isya diskusi bersama teman-teman sesama CGP. Ada kabar bahwa hari ketiga akan diselenggarakan mulai pukul 13.00 WIB sampai sekitar Asar.

Dengan jadwal seperti itu membuat saya bingung mengkondisikannya. Saya kerja. Istri tetap ngajar. Selama ngajar, anak diasuh oleh neneknya. Istri saya pulang dari ngajar, langsung siap-siap mengikuti pembelajaran online CGP. Alhasil putra tercinta tak sempat mendapatkan asuhan terbaik dari ibunya.

Asuhan terbaik ibu antara lain: makan, main, dan belajar. Kebetulan putra saya usia 32 bulan sudah senang belajar membaca alfabet dan angka-angka. Bagi saya, usia ini sangat membutuhkan kehadiran ibu. Oleh karena itu, dengan berat hati, saya memohon istri saya untuk mengundurkan diri.

Dengan cerita di atas, sementara ini, saya mengambil kesimpulan bahwa ibu-ibu yang punya anak balita sebaiknya tidak mengikuti CGP. Tolong koreksi saya bila keliru ya... :)

Pesan selanjutnya, program ini juga mungkin perlu direnungkan kembali (saya sendiri belum banyak tahu tentang CGP). Tugas utama guru itu mendidik siswa di sekolahnya. Tugas utama ibu dalam pembelajaran itu mendidik anaknya di keluarga. Kalau pelatihan CGP menyita waktu untuk anak dan siswanya, saya yakin pasti ada yang keliru, baik keliru konsep CGP-nya ataupun keliru guru dalam mengikuti CGP-nya.

Semoga pelaksanaan pelatihan CGP ada perbaikan lagi, agar guru-guru perempuan yang punya anak kecil dapat mengikuti dengan tetap kondusif dan ceria.hehe

Wednesday, December 7, 2022

Apa Tugas Koordinator PT Kampus Mengajar (KM)?

Bedanya DPL dan Koordinator PT

Saat jadi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) tahun lalu, saya membimbing laporan mahasiswa Kampus Mengajar (KM) dan membuat laporan mingguan. Format laporan tersedia.

Tapi sebagai koordinator Perguruan Tinggi (PT), cukup membuat laporan bulanan. Bahkan ada berkas yang harus upload melalui web MBKM dan juga dikirim secara fisik via post atau jasa pengiriman sejenis.

Apa Tugas Koordinator PT?

Secara sederhana, tugasnya adalah membangun komunikasi dengan mahasiswa, mengirimkan laporan dan berkas melalui web dan berkas fisik, serta mengikuti berbagai sosialisasi yang diselenggarkaan oleh panitia KM Kemendikbudristekdikti dan LLDIKTI. Koordinator PT juga diminta panitia KM untuk dapat memastikan proses konversi nilai mata kuliah mahasiswa berjalan lancar.

Thursday, May 19, 2022

Pengalaman Dosen Kampus Merdeka (MBKM)

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Internal Kampus

Sebenarnya saya tidak ditugaskan secara tersurat untuk menangani MBKM di kampus. Akan tetapi, kampus cukup sering minta saya untuk untuk membantu mensukseskan MBKM di kampus tercinta. Mulai dari menerima sosialisasi dari Kemendikbud dan LLDIKTI 4 sampai memotivasi mahasiswa untuk daftar dan ikut dalam program MBKM.

Program yang sudah diikuti oleh mahasiswa di kampus saya antara lain: Magang, Studi Independen, dan Pejuang Muda.

Kegiatan saya biasanya mensosialisasikan MBKM ke mahasiswa, mendampingi mahasiswa yang melengkapi persyaratan dan daftar, mengkomunikasikan mahasiswa dengan Kaprodi, bahkan membantu mahasiswa saat ingin mengajukan konversi nilai MBKM ke nilai mata kuliah yang ada di kampus. Sekarang, pekerjaan itu mirip tugas Koordinator PT. Awal MBKM, saya belum mengenal adanya Koordinator PT.hehe

 

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kampus Mengajar (KM)

Salah satu program MBKM adalah KM. Kebetulan dalam program ini, saya daftar dan lolos seleksi sebagai DPL untuk membimbing mahasiswa dari UPI dan UNSIKA. Tempat prakteknya di Ciasem, Subang, Jawa Barat.

Insyaallah nanti saya update cerita pengalaman jadi DPL dan apa saja kegiatan mahasiswa yang ikut dalam program KM? 😊

 

Duta Kampus Merdeka (DKM)

Akhir tahun 2021, saya juga daftar DKM. Bulan April, saya diundang untuk registrasi ulang. Sampai sekarang, tugasnya masih proses, kayaknya walaupun grup Telegramnya sudah ada.hehe

 

Fasilitator Sekolah Penggerak 

Saya juga diajak dan disarankan teman ikut fasilitator sekolah penggerak (dulu istilahnya: Pelatih Ahli). Teman saya yang sudah lolos seleksi cukup rajin mengikuti BIMTEK, bahkan ada BIMTEK di Jakarta juga. Sekarang, beliau rajin melakukan pelatihan secara daring.

Saya sudah daftar tapi belum melengkapi syaratnya. Saya masih khawatir waktu gak cukup.hehe 


Guru Penggerak Praktik

Ada juga teman yang ikut Penggerak Praktik. Salah satu tesnya mirip micro-teaching (tes ngajar online hehe). Saya gak ikut karena khawatir saya harus banyak waktu di sekolah target. Nanti, kampus kesepian tidak ada saya.hehe


Thursday, April 28, 2022

Duta Kampus Merdeka: Kolaborasi Membangun Negeri

Hari ini hari pertama libur tapi harus ikut dua acara online conference. Satu, Duta Kampus Merdeka. Kedua, International Conference G20 tentang Digitalization.hehe

Sebelumnya, saya sudah bergabung dalam Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Mudah-mudahan jadi DPL bisa membuat ide-ide Duta Kampus Merdeka (DKM) lebih inovatif dan realistis.

Tagline hari ini #kolaborasi 

Semoga sukses dan saya tambah rajin karena semakin banyak panduan yang harus dibaca dan webinar yang harus diikuti.hehe

Kampus libur, bimbingan jalan terus. Kampus Mengajar, TA, KP, skripsi, bahkan jurnal, gaskeun..!

Katanya, otak itu bisa pikun kalau gak dipakai. Makanya so sibuk saja.hihi

Thursday, April 21, 2022

Rekonfirmasi Duta Kampus Merdeka 2022

MBKM semakin gencar saja. Banyak program yang ditawarkan, baik kepada dosen, lembaga maupun mahasiswa. Saat ini, saya aktif menjadi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dengan mahasiswanya dari UPI Purwakarta dan Unsika.

Eh ada ajakan lagi dari teman untuk gabung di:

1. Fasilitator guru penggerak

Yang tahun kemarin, saya gak ikut. Saat itu, rasanya sedang so sibuk dan takut gak bisa mengikuti bila saya lolos seleksi. Eh sekarang dibuka lagi pendaftarannya. Teman-teman sudah ngajak, saya masih fikir-fikir takut kerjaan utama tidak selesai.hehe Teman-teman yang ikut tahun kemarin cukup sibuk mengikuti Bimtek-nya, mulai harus ke Jakarta sampai mengerjakan tugas-tugas yang banyak pula.hihi


2. Guru praktik

Saya juga gak ikut. Ada teman yang lolos, mereka membuat seperti kurikulum/RPP, ada tes micro teaching dan ditempatkan sesuai pilihan saat daftar, bisa beda kabupaten.huhu

3. Duta Kampus Merdeka (DKM)

DKM di sini bukan Dewan Kemakmuran Mesjid yaa...hehe

Awalnya, saya gak akan mengisi rekonfirmasi karena takut kampus gak mengizinkan. Maklum banyak dosen yang sudah sibuk, mulai dari ikut MBKM sampai sedang menempuh doktoral. Kita kan harus saling support dan mengisi kerjaan yang belum tersentuh karena kesibukan mereka karena nanti juga kalau saya S3 (aamiin...), pasti mereka yang banyak support saya. Akan tetapi, Pak Ketua nyaranin saya mengisi rekonfirmasi dan surat tugas sudah dibuatkan oleh senior. Ya akhirnya, saya ikut rekonfirmasi. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik.

Oh iya DPL juga ternyata mahasiswa harus membuat logbook harian yang sebaiknya saya baca tiap hari walaupun masih memungkinkan dibaca di hari Sabtu, Minggu, dan Senin untuk melengkapi laporan minggun saya. Cukup banyak juga kegiatannya.hehe

Belajar dari kegiatan di atas, saya harus lebih pandai mengatur waktu. Kebetulan kampus pun cukup banyak mahasiswa yang ingin dibimbing oleh saya dan nampaknya mereka butuh perhatian lebih besar dari saya untuk menyusun TA/KP/Skripsi-nya. Mereka cukup banyak yang berbeda dengan saya saat menyelesaikan TA dulu, berjuang sendirian di kosan, ngejar target karena ingin sidang gelombang 1. Mereka punya tantangan yang cukup berbeda saat ini, makanya tampaknya saya harus "turun tangan" menggandeng mereka agar pede menyusun TA. hehe

Semoga semua berjalan lancar dan berkah. Tidak ada pihak yang dirugikan karena kesosibukan saya.hehe

Monday, April 4, 2022

Kampus Mengajar 3: SDN Tunas Jaya 1 Kenalan DPL dan Mahasiswa


 Alhamdulillah tahun ini saya mendapatkan pengalaman baru menjadi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di salah satu program MBKM Kemendikbud, yakni Kampus Mengajar 3 (KM 3). Karena cukup banyak DPL yang ditugaskan di Subang, Jawa Barat, maka kami membuat grup khusus DPL Subang. Sebelum mahasiswa diterjunkan ke sekolah, kekompakan DPL sangat terasa.

Thursday, March 10, 2022

MBKM: Kampus Mengajar Senusantara, Kebagian Subang

 

Dalam rangka ikut "memeriahkan" kecerdasan putra-putri bangsa, saya terpilih mendampingi mahasiswa di SD Subang. Sambutannya hangat sekali, malah diajak makan bersama-sama dengan nuansa kekeluargaan.

Ini menginjak minggu kedua. Mahasiswa semangat dengan prokernya.

Namun, saya jadi berfikir apa yang bisa mereka lakukan bila tidak ada modal khusus untuk pengembangan kreativitas siswa dari penyelenggara Kampus Mengajar (KM).

Bahkan saya di awal, berkali-kali bercanda: Apakah mahasiswa yang jauh disediakan kosan oleh panitia. Ternyata, baru kosan untuk yang di luar domisili.

Ini jadi tantangan tersendiri buat penyelenggara Kampus Mengajar agar kehadiran mahasiswa bisa benar-benar membawa perubahan untuk sekolah tempat KM masing-masing. Mau minta ke sekolah kan malu juga.heheh