9 Buku Saya | Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
Kuliah Nalar SI Gratis
Katabah Berbagi
Pusat Digitalisasi Nalar Sunda Cisewu
CV dan Lowongan Kerja
Program Portofolio Dosen
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Saturday, September 7, 2024

Kumpulan Puisi Tasdik

Dulu, saya pernah bikin pupuisian dan lumayan update di grup FB Catatan Harian, bahkan jadi adminnya. Lumayan seru sampai ada dukungan sponsor dari relasi pemilik grup.


Sekarang, saya coba lagi update di TikTok dan IG. Sekedar hobi saja.☺


Terlalu banyak menceritakan kekurangan orang lain bisa melupakan kekurangan diri sendiri

#


Ingin untung

Tanpa modal

Sebuah kelicikan

#


IT mempercepat pekerjaan, bukan menambah kesibukan yang menyebabkan tidak optimal 

Sunday, December 23, 2018

Terima Kasih Tlah Menemaniku Dengan Sangat Indah


Aku ingin segera nulis lagi tentang cinta untuk memuja dirimu dewi asmaraku melalui kata-kata sederhana yang menunjukkan ketulusan cinta, tapi kesibukanku masih menjadi alasan usang yang mungkin nyaris membosankan.

Karena itu, sambil menunggu waktu terindahku, biarlah kusimpan foto cantikmu di sini, di bayanganku dan tentu saja di hatiku.

Sayaaang, percayalah padaku bahwa aku bahagia hidup bersamamu.

Lebay dikit? Why not. Haha

Thursday, January 26, 2017

Mengemis Kasih Aa Gym (Gubahanku)

Mengemis Kasih Aa Gym
Gubahan: Komarudin Tasdik

Lirik-lirik ini merupakan gubahan dari lagu "Mengemis Kasih" yang dilantunkan oleh Aa Gym.
#

Monday, January 16, 2017

Cinta atau Sayang, Aku Juga Belum Tahu

Cinta atau Sayang, Aku Juga Belum Tahu
Padahal Abah sedang tergiur si imut orang Cianjur
Padahal Abah sedang mencari si cantik orang tasik

Aku Masih Teringat Kamu

Maafkan jagoan Abah,
Aku Masih Teringat Kamu.

Beberapa hari, ku coba tidak menghubungimu
Aku tidak ingin mengganggumu yang sedang UAS.

Thursday, December 8, 2016

Doa Untuk Sahabat Tercinta

Hello Katabah!
Suatu pagi, Abah teringat seorang sahabat yang biasanya pagi-pagi sudah bekerja dan pulang malam hari.

Wednesday, November 19, 2014

Cintaku Untuk Sehelai Kain Yang Bening

Ada langkah yang membuat mata tak tahan ingin melirik
Ada bayangan yang mampu membuat aku terpaku
Kucoba sipitkan mata agar tepat ke arah sana
Kutahan nafas perlahan agar tak menggaduhkan hati ini
Rupanya ada puteri yang berlalu di hadapanku.

Monday, November 10, 2014

Tenangkan Hatimu di Saat Kau Kesepian!

Kau punya teman?
Dia bilang tak mau membeda-bedakan
Tapi percayalah…
Di hatinya, ada satu teman yang paling disayang.

Tuesday, October 28, 2014

Dunia Itu Seperti Bola

Satu bola…
Diperebutkan banyak pemain
Dikejar habis-habisan
Dengan nafas terengah-engah

Bola sudah diraih
Ditendang sekencang-kencangnya
Dibuang ke sarang lawan.#

Friday, October 10, 2014

Puisi Untuk Si Dia Seorang

Maaf teman-teman, saya izin bikin puisi-puisian lagi. Kata orang, peradaban maju itu akan lebih keren apabila disandingi sastra. Puisi merupakah salah satu karya sastra, walaupun saya baru bisa membuat puisi-puisian. J

GADIS KERUDUNG HITAM
Kuliah???
Oh yes, aku bisa kuliah
Tiga bulan telah ku lalui
Tidak ada yang aneh selain keluar-masuk kelas.

Tapi kini,
Ya Tuhan…..
Di sebelah kanan itu….
Di sana ada kemilau cahaya yang kuat sekali
Rembulan rupanya menunjukkan diri di siang ini
Mungkinkah ia tak sabar menunggu malam hanya datang untukku?

Tuesday, September 30, 2014

Sudah Lama Enggak Bikin Puisi-Puisian

Kangen juga ingin membuat puisi-puisian. Kalau puisi beneran, belum bisa. Yang penting kata-kata dipotong-potong. Kemudian ujung kalimatnya di mirip-mirip (kata orang Sunda: “Murwakanti”).

MENANGISLAH
Jika kau tak kuasa menahan air mata
Menangislah
Sebelum air matamu kering tak berasa.

Jika hatimu bersedih
Menangislah dalam kesendirian

Namun jangan pernah membuat orang lain ikut menangisi kesendirianmu.

Saturday, May 31, 2014

Puisi Senyum Pahit Kehidupan

Ku datangi sinar mentari
Tenggelam.

Ku jemput cahaya bulan
Tidak datang.

Ku dekati cahaya lilin
Padam.

Ku pegang bebatuan
Berjatuhan.

Ku berjalan tertatih-tatih mendekati pepohonan
Masih jauh dan jauh.

Ku pegang rumput yang ada di depan kaki
Tercabut karena tak kuat menahan.

Ku terduduk sendirian dalam keletihan
Duri merasa terusik karena terduduki.

Aku tak boleh marah terhadap sang takdir
Aku tak boleh kecewa terhadap keadaan
Ku tertenyum di tengah kepahitan hidup yang tak mau pulang…

Oh Tuhan….


Saturday, January 4, 2014

MAAF AKU SAUDARAKU

Hari ke hari
Waktu ke waktu
Aku bermimpi dan memupuk cita untuk saudaraku
Aku tidak mau melihat lagi saudara-saudaraku yang menderita terlilit kemiskinan

Saturday, June 1, 2013

Topan Kemiskinan



Terik mentari masih terasa menembus tulang
Baru saja keringat ku sapu dari kulit keriput
Tiba-tiba awan mulai bergerombol
Petir pun mulai gemuruh.

Thursday, February 21, 2013

Ingin Berpuisi

Ingin Berpuisi


Ingin rasanya ku berpuisi
Tapi tidak tahu apa itu bahasa puitis.

Ingin rasanya ku berpantun
Tapi tidak tahu merangkai kata seindah pantun.

Ingin rasanya ku bersyair
Tapi tidak tahu membuat lirik yang indah.

Ingin rasanya ku bersajak
Tapi tak tahu mana sajak, mana puisi?
Mana syair, mana kata-kata yang indah?

Tapi karena sudah mau menulis dalam label Puisi
Maka ku tulis untaian kata ini.