Ekspresi | Belajar PHP | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
STAI Al-Falah
Belajar Pemrograman PHP, MySQL, Framework CI, Domain, Hosting dan CMS Wordpress
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Inggris Arab

Monday, January 27, 2014

Book Report Pentingnya Perencanaan Pembelajaran


Tulisan ini diambil dari makalah saya ketika mengambil mata kuliah Perencanaan Pembelajaran. Pada rangkuman yang sudah dipublikasikan di blog lain, saya memberikan identitasnya sebagai berikut:
Komarudin Tasdik. 2010. Pentingnya Perencanaan Pembelajaran. UNIBBA.



Tujuan Penulisan
Sub bab ini mendeskripsikan poin-poin penting dari dosen yang harus saya bahas pada makalah ini. Saya menyebut poin-poin ini sebagai tujuan penulisan makalah. Rinciannya adalah bahwa penulisan makalah ini bertujuan untuk:
a.       Mengetahui definisi perencanaan pembelajaran.
b.      Mengetahui komponen perencanaan pembelajaran.
c.       Mengetahui pentingnya perencanaan pembelajaran.
d.      Mengetahui pembuatan RPP berdasarkan KTSP.

Perencanaan Pembelajaran
Perencanaan pembelajaran adalah rencana guru mengajar mata pelajaran tertentu, pada jenjang dan kelas tertentu, untuk topik tertentu, dan untuk satu pertemuan atau lebih.

Komponen Perencanaan Pembelajaran
Komponen perencanaan pembelajaran terdiri dari: Tujuan, Bahan Pelajaran, dan Bahan pelajaran.


Pentingnya Perencanaan Pembelajaran
Untuk mencapai tujuan pembelajaran, maka sudah pasti dibutuhkan perencanaan pembelajaran yang baik. Perencanaan merupakan salah satu syarat mutlak bagi setiap kegiatan pengelolaan. Tanpa perencanaan, pelaksanaan suatu kegiatan akan mengalami kesulitan dan bahkan kegagalan dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

Salah satu lembaran kertas mutiara buku Perencanaan Pembelajaran karya Abdul majid mengemukakan beberapa manfaat perencanaan pembelajaran dalam proses belajar mengajar, yaitu:
a.       Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan.
b.      Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan.
c.       Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur, baik unsur guru maupun unsur murid.
d.      Sebagai alat ukur efektif tidaknya suatu pekerjaan, sehingga setiap saat diketahui ketepatan dan kelambatan kerja.
e.       Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja.
f.       Untuk menghemat waktu, tenaga, alat-alat dan biaya.

Peran penting perencanaan pembelajaran dapat terlihat ketika mengamati keadaan yang mungkin terjadi ketika diterapkannya perencanaan pembelajaran oleh seorang guru atau sebaliknya.

Kemungkinan yang akan terjadi dalam proses belajar mengajar ketika seorang guru melakukan perencanaan pembelajaran dengan benar di antaranya:
a.       Guru akan mempunyai tujuan pembelajaran yang jelas,
b.      Guru akan menguasai materi,
c.       Guru akan mempunyai metode,
d.      Guru akan memiliki pemilihan media yang tepat,
e.       Guru akan memiliki standar jelas dalam memberikan evaluasi kepada siswa.

Pembuatan RPP Berdasarkan KTSP
Enco Mulyasa dalam bukunya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan menyatakan bahwa KTSP merupakan singkatan dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, yang dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi sekolah/daerah, karakteristik sekolah/daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan karakteristik peserta didik.

Masih dalam buku yang sama, dijelaskan bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan manajemen pembelajaran untuk mencapai satu atau lebih kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. RPP merupakan komponen penting dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), yang pengembangannya harus dilakukan secara profesional.

Karena adanya relevansi yang sangat kuat antara silabus dan RPP, maka berikut ini dituliskan contoh format silabus dan RPP berdasarkan KTSP untuk mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kelas XII Madrasah Aliyah:
a.         Silabus
SILABUS
Satuan Pendidikan      : Madrasah Aliyah
Mata Pelajaran            : Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Kelas                           : XII, Semester 2



b.        RPP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran            : TIK
Satuan Pendidikan      : Madrasah Aliyah
Kelas / Semester          : XII / 2
Waktu                         : 2 kali pertemuan

Kompetensi Dasar
Siswa mampu menunjukkan menu dan ikon yang terdapat dalam perangkat lunak pembuat presentasi
Indikator
1.    Mendeskripsikan manfaat program presentasi
2.    Mengidentifikasi fungsi menu, tools, dan ikon

Materi Standar: Perangkat lunak program presentasi
Metode Pembelajaran: Demonstrasi, Tanya jawab

Kegiatan Pembelajaran
1.        Kegiatan awal
a.       Menciptakan lingkungan: Salam pembuka dan berdoa
b.      Pretes: Peserta didik menjawab beberapa pertanyaan tentang Program Pembuat Presentasi
c.       Menghubungkan materi yang telah dimiliki peserta didik dengan bahan atau kompetensi baru
2.        Kegiatan inti
a.       Pengorganisasian: perorangan
b.      Prosedur pembelajaran:
·         Ceramah tentang manfaat Program Pembuat Presentasi
·         Demonstrasi tentang halaman utama, menu, tools, dan ikon
·         Mengamati menu, tools, dan ikon
·          Tanya jawab
·         Membuat Rangkuman
c.       Pembentukan kompetensi
·         Pertemuan pertama: Mendeskripsikan manfaat Program Pembuat Presentasi dan mengenalkan halaman utamanya
·         Pertemuan kedua: Mengidentifikasi fungsi menu, tools, dan ikon
3.        Kegiatan akhir
a.       Untuk membentuk dan memantapkan sikap peserta didik terhadap kompetensi yang telah dipelajari pada akhir pembelajaran bisa dilakukan pengamatan kembali sebagai review
b.      Post tes bisa dilakukan secara lisan atau tertulis

Sumber Belajar
Sumber belajar yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah sebagai berikut:
1.      Komputer yang ada di laboratorium.
2.      Buku paket.
3.      Buku penunjang tengan program pembuat presentasi.


Penilaian
Penilaian dilakukan melalui penilaian proses, tes lisan dan portopolio
1.      Penilaian proses dilakukan melalui pengamatan pada saat peserta didik melakukan kegiatan.
2.      Tes lisan dilakukan melalui tanya jawab tentang kegiatan yang baru dilakukan peserta didik sesuai dengan indikator kompetensi yang akan dicapai dalam pembelajaran.
3.      Portopolio mencakup seluruh hasil kegiatan peserta didik yang dikumpulkan untuk dijadikan bahan penilaian akhir

Mengetahui
Kepala Sekolah                                                             Pengajar

Komarudin                                                                    Tasdik


Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan:
a.       Perencanaan pembelajaran adalah rencana guru mengajar mata pelajaran tertentu, pada jenjang dan kelas tertentu, untuk topik tertentu, dan untuk satu pertemuan atau lebih.
b.      Komponen perencanaan pembelajaran mencakup: tujuan, materi, metode, media, dan evaluasi.
c.       Perencanaan pembelajaran dianggap penting agar pelaksanaan pembelajaran berjalan dengan efektif dan efisien.
d.      Pembuatan RPP berdasarkan KTSP merupakan komponen penting dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang penyusunannya didasarkan pada silabus.

Saran
Untuk menjadi guru yang profesional sangat ditekankan untuk memahami perencanaan pembelajaran seutuhnya, baik secara teoritis maupun praktis. Guru sangat diharapkan tidak terkungkung dalam kondisi statusquo yang menganggap puas dengan ilmu yang sudah ada, tetapi ia harus lebih aktif lagi dalam mengembangkan kemampuan di bidangnya, baik dalam penyampaian maupun dalam penguasaan materi. Dengan kata lain, guru harus menyukai novelti dan membuang jauh-jauh bersandar penuh pada pengalaman saja.

***

Salah satu kelemahan dari makalah ini, saya tidak menuliskan indeksnya di setiap kutipan, sehingga kesulitan apakah suatu paragraf itu dikutip dari referensi nomor 1 atau 2 atau nomor berapa? Meskipun demikian, semoga tetap ada manfaatnya. J

Untuk menyempurnakan ikhtiar adik-adik memahami referensi ini, silahkan baca referensi yang ada pada daftar pustaka di bawah ini. Meskipun makalah ini sangat sederhana, tapi insyaAllah referensi yang pada daftar pustaka benar-benar ada dan benar-benar ada kaitannya dengan makalah ini, tidak asal copy-paste daftar pustaka orang lain.

Kalau ada teman-teman yang kurang setuju dengan format makalah ini, tenang saja karena dosen saya menyebutnya mini paper. Entah apa bedanya makalah dan mini paper. He…he…

DAFTAR PUSTAKA

1.        Djamarah, Syaiful Bahri dan Zain, Aswan. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta
2.        Djuharie, O. Setiawan. 2001. Pedoman Penulisan Skripsi, Tesis, Disertasi. Bandung: Yrama Widya
3.        Hornby, A S. 2000. Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current English, Sixth Edition. New York: Oxford University Press
4.        Majid, Abdul. Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
5.        Mulyana, E. 2008. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: Sebuah Panduan Praktis. Bandung: Rosda
6.        Pusat Bahasa DEPDIKNAS. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka
7.        Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa DEPDIKNAS RI. 2005. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah. Bandung: Pustaka Setia
8.        Roestiyah. 2008. Strategi Belajar Mengaja: Salah Satu Unsur Pelaksanaan Strategi Belajar Mengajar: Teknik Penyajian. Jakarta: Rineka Cipta
9.        Sabri, Ahmad. Strategi Belajar Mengajar dan Micro Teaching. Jakarta: Quantum Teaching
10.    Sadiman. 2006. Teknologi Informasi dan Komunikasi Jilid 3 untuk SMA Kelas XII Berdasarkan Standar Isi 2006. Jakarta: Erlangga
11.    Sudjana, Nana. 2006. Tuntunan Penyusunan Karya Ilmiah Makalah, Skripsi, Tesis, Disertasi. Bandung: Sinar Baru Algesindo
12.    Sutikno, M. Sobry. 2009. Pengelolaan Pendidikan: Tinjauan Umum dan Konsep Islami. Bandung: Prospect
13.    Tim Redaksi Nuansa Aulia. 2005. Himpunan Perundang-Undangan RI Tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 Beserta Penjelasannya. Bandung: Nuansa Aulia


"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!
Yamaha new Vixion 2014 Dijual

No comments:

Post a Comment