Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan FB Gratis | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Friday, August 8, 2014

Ahok Sapu Bersih Dinas Pendidikan

Seperti dilansir dalam kompas.com, Basuki (Ahok) memasukkan Lasro yang notabene pihak luar Dinas Pendidikan, membawa misi tersembunyi. Lasro ditugaskan untuk memorak-porandakan Dinas Pendidikan dari anggaran, sistem, dan gurunya.

Saya setuju dengan langkah Ahok karena selama ini lembaga pendidikan seolah-olah hanya dihuni oleh orang-orang baik. Padahal kenyataannya tidak seperti itu.


Seorang mahasiswa menginginkan transparansi keuangan di kampus swastanya, tapi pihak kampus memberikan jawaban yang isinya seperti ini: “Kamu mau jadi mahasiswa kampus ini, silahkan ikuti aturan kami! Kalau minta transparansi, silahkan keluar dari dari kampus ini!”

Saya tertawa mendengar obrolan mahasiswa tersebut. Kemudian saya sarankan agar mahasiswa menuntut transparansi dari non-finansial dulu, seperti kenapa dosen sering bolos? Kenapa dosen ada yang mempersulit kelulusan mahasiswa? Apakah layanan administrasi kampus berjalan lancar dan baik? Ini harus diselenggarakan secara transparan kalau mau kampus maju untuk menciptakan bangsa yang maju.

Itu baru terjadi di sekolah atau universitas. Belum lagi di jajaran birokrasi pendidikan. Ada isu jika menginginkan dana bantuan Rp100.000 dengan lancar, maka sekolah hanya bisa memperoleh Rp50.000. Sisanya untuk menyuap para oknum pejabat.

Kalau tidak diberi Rp50.000, diisukan sekolah bersangkutan akan lambat memperoleh bantuan tersebut, bahkan bisa saja tidak kebagian. Apakah ini mau dianggap hal biasa?

Belum lagi pengangkatan CPNS yang diisukan dengan suapan berkisar dari Rp 60 juta sampai di atas Rp100 juta. Apakah ini dianggap layak untuk dunia pendidikan kita?


Selamat buat Pak Ahok! Semoga merembet ke semua propinsi.

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

No comments:

Post a Comment