Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan FB Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Sunday, December 6, 2015

Bisnisman Sejati Itu Bukanlah Jutawan!



Hello Katabah!
Kalau ada orang yang mengatakan dalam berbagai seminar: “Kita harus jadi jutawan! Kita harus kaya! Contohlah para miliarder!”, saya agak khawatir: “Jangan-jangan mereka menganggap bahwa bisnisman sukses itu adalah orang-orang yang mempunyai uang ratusan juta, bahkan triliunan.”


Bahkan ada kata-kata seperti ini: “Kalau kita sudah sedekah puluhan juta, tidak masalah dong memakai baju mewah karena pakaian kita jauh lebih murah dari jumlah sedekah kita.”

Tapi sayang kurang setuju dengan pemikiran di atas. Menurutku, bisnisman sejati itu adalah orang-orang yang mampu menghasilkan puluhan juta hingga triliunan, kemudian mereka berikan sebagian besar penghasilannya kepada orang lain yang lebih membutuhkan.

Misalnya, seorang bisnisman (businessman) biasa mendapatkan 100 juta per bulan. Sedangkan kebutuhannya cukup Rp 10 juta saja (termasuk transport ke perusahaan sendiri dan blusukan he..he..). Maka yang Rp 90 juta –nya itulah yang harus diberikan kepada orang lain.

Uang Rp 90 juta itu dapat diberikan dalam berbagai bentuk, misalnya: membuka usaha baru atau lowongan kerja baru. Tapi harus diingat….! Jika kita menghasilkan untung lagi dari modal Rp 90 juta, maka kita tidak perlu lagi ngambil untung, kan? Bukankah kita sudah punya Rp 10 juta tadi? Saya kira pemikiran inilah yang seringkali terlupakan.

Bisa juga dikatakan begini: “Businessman sukses itu bukan dilihat dari berapa uang/harta yang ia miliki, tapi berapa banyak orang yang telah ikut makan dari hartanya?”

Ah, saya juga jadi malu….karena belum bisa prakteknya. Semoga sedikit demi sedikit saya bisa segera praktek….!

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

No comments:

Post a Comment