Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Wednesday, May 25, 2016

Jadi Pengusaha Bitcoin



Hello Katabah!
Bagi saya Bitcoin itu hanyalah modal awal saja. Jadi, siapa saja yang bergabung dalam bisnis yang melibatkan Bitcoin – baik trading maupun bisnis lain, disarankan untuk mewujudkan bisnisnya dalam sektor lain yang lebih aman untuk jangka panjang. Ini pendapat saya pribadi saja.


Bahkan melalui Bitcoin gratis Bitga juga, saya berharap para Bitcoiners yang bergabung ke Bitga menjadikan Bitcoin gratisnya sebagai modal awal ketika masih belum cukup modal untuk berbisnis BTC.

Jadi, jika kita sudah punya BTC untuk bisnis selanjutnya lebih baik dikembalikan saja ke Bitga untuk diberikan lagi kepada para Bitcoiners pemula lainnya.

Memang pihak Bitga tidak meminta untuk mengembalikan Bitcoin yang telah diberikan karena itu toh benar-benar gratis. Namun, ketika kita ada keinginan untuk membangun masyarakat Indonesia menjadi calon-calon pengusaha tidak ada salahnya bila ikut berdonasi pula, bukan?

Marilah belajar untuk menjadi pengusaha untuk kemudian belajar menciptakan pengusaha-pengusaha baru yang melibatkan Bitcoin!

Sebenarnya saya tidak terlalu mengharuskan usaha Bitcoin. Tapi karena Bitcoin bisa mengirim tanpa biaya transfer, maka alat pembayaran digital ini bisa menjadi alternatif terbaik untuk berbisnis.

Dengan Bitcoin, kita bisa transfer tidak perlu ke ATM atau berurusan dengan pihak bank lokal yang seringkali harus ngantri cukup lama. Walaupun demikian, untuk back up uang kita, bank lokal tetap penting. Uang untuk bisnis disimpan di wallet Bitcoin, sedangkan uang yang belum ingin dibisniskan sebaiknya disimpan di bank lokal saja agar lebih aman. Bank BRI, Mandiri dan BCA masih menjadi primadona tempat nabung.

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...