Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Friday, June 3, 2016

Jin Hitam di Rumahku



Hello Katabah!
Seorang tabib bertamu ke rumahku. Kami ngobrol-ngobrol seputar penyakit medis dan non-medis sambil santai nonton televisi.


Lama sudah kami ngobrol sampai larut malam karena sang tabib numpang tidur mau ada keperluan di kota. Ia berasal dari kampungku yang sama.

Ia pernah menyarankan agar saya pindah rumah, apalagi melihat rumahku yang belum beres. “Mumpung belum selesai, sebaiknya pindah saja!” katanya.

Saya: “Kenapa?”
Tabib: “Karena rumah ini ada jin penunggunya.”

Saya: “Bagaimamana Anda mengetahuinya?”
Tabib: “Saya melihat ada bayangan hitam.”

Saya: “Maksudnya: yang hitam itu jin?”
Tabib: “Ya.”

Ada sedikit pertanyaan di dalam hati. Rumahku sudah biasa digunakan untuk mengaji, bahkan ada anak-anak tetangga yang ikut belajar ngaji juga. Tapi kenapa masih ada bayangan hitam di rumahku?

Tapi namanya juga saya, seorang pria yang seringkali terlihat ramah dan lembut, padahal sangat keras kepala. Ha…ha…

Saya tidak mau pindah rumah hanya karena ada jinnya. Selain tidak mau kalah oleh jin, saya harus keluar lagi biaya untuk pembangunan rumah baru lagi, kan? Ini penting dipikirkan agar tidak mudah menyalahkan nasib hanya karena diramal salah posisi rumah.

Saya menjawab kepada tabib sambil tersenyum santai: “Saya tidak akan pindah karena rumah ini tidak dimaksudkan untuk mengganggu jin. Jika memang benar rumahku itu awalnya tempat tinggal jin itu bukan salah saya karena saya tidak bisa melihat makhluk ghaib.”

Kemudian saya tambahkan lagi jawaban: “Biarkanlah saya tetap tinggal di sini. Jika jin itu ada di rumah ini dan tidak mau pindah, biarkan saja. Saya dan jin itu sama-sama makhluk Allah. Jadi, kita bisa hidup bersama-sama saja. Toh, saya tidak merasa terganggu selama ini.”

Akhirnya, saya sampai saat ini tidak pindah rumah. Saudara yang awalnya sakit-sakitan, sekarang malah sehat. Hiks..hiks…Alhamdulillah…

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...