Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Thursday, June 2, 2016

Mistik Wanita Tanpa Alas Kaki Lari di Atas Batu-Batu Runcing



Hello Katabah!
Dulu, rumahku pernah kedatangan seseorang yang mengaku ustadz. Ada kabar bahwa ia telah beberapa kali mengobati tetangga jauhku.


Entah apa yang ibu dan tetangga obrolkan. Tiba-tiba, “ustadz” tersebut terdengar ingin mengobati ibuku. Di rumah, hanya ada saya, ibu dan adik yang masih usia SD. Saat itu, saya duduk di bangku SMA.

Di dekat rumah saya ada gunung kecil yang digali untuk diambil batu alam (batu templek)-nya oleh penduduk sekitar. Memang cukup memberikan mata pencaharian baru karena beberapa truk batu-batu tersebut dijual ke kota oleh bos-bos yang berasal dari luar Garut, seperti Sukabumi.

“Si ustadz” tadi membawa seorang perempuan juga. Katanya, ia itu saudara sekaligus asistennya.

Entah kapan perempuan itu naik ke gunung. Tiba-tiba saya melihat perempuan itu lari kencang dari gunung menapaki batu-batu yang runcing. Kalau batu tersebut terinjak oleh para pekerja, biasanya suka terluka cukup parah.

Si perempuan masuk lagi rumah saya dengan nafas terengah-engah (ngos-ngosan). “Si ustadz” nawari minum. Si perempuan minta kopi pahit. Saya bilang: “Tidak ada”. “Si ustadz” pun membujuk untuk minum air putih saja.

Saya mulai curiga bahwa perempuan tadi sengaja dibuat kesurupan. Dengan hati-hati, saya mengajak diskusi kepada “si ustadz” yang berujung dia tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya.

Inti pertanyaannya adalah saya mencurigai bahwa wanita itu kesurupan. Tapi “Si Ustadz” mengaku bahwa itu bukan kesurupan.

Saya menduga “ustadz” itu “ustadz gadungan”. Tak lama setelah enggak bisa menjawab pertanyaanku, ia pun pamit pulang dan tidak kembali lagi. Kapok kali….He…he..

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...