Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Thursday, June 2, 2016

Siswi SD Diperkosa 21 Orang, Pengusaha Harus Turun Tangan



Hello Katabah!
Indonesia oh Indonesia. Dulu, Indonesia hanya menerima berita pemerkosaan “bergilir” dari India. Kini, Indonesia sendiri yang mengalaminya sendiri.


Dikutip dari okezone.com, seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Penggaron, Semarang, Jawa Tengah, berinsial SR (12), diduga menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh 21 pemuda. Pertama, SR diperkosa pada 7 Mei 2016 di sebuah gubuk persawahan sekitar pukul 00.00 WIB oleh tujuh orang pemuda. Sesi kedua, di dekat Depo Pasir pada 12 Mei 2016. Yang terakhir, pada 14 Mei di tempat rumah pembuatan batu bata.

Selain hukuman berat terhadap pelaku, semua pihak harus ikut berpartisipasi aktif untuk ikut mencegah kekerasan seksual. Pemerintah dengan regulasi yang mampu membuat para pelaku kapok, warga dengan ikut saling mengawasi walaupun anak orang lain dari kalangan miskin, dan para pengusaha harus ikut berkontribusi pula.

Kehadiran para pengusaha untuk kasus bejat seperti ini mungkin akan memaksimalkan usaha kita. Para peneliti melakukan riset: apa alasan para pemerkosa melakukan aksi binatang seperti itu? Ini harus menyentuh akar permasalahannya.

1. Apakah mereka kecanduan konten p*rno?
2. Apakah mereka tidak mampu menikah?
3. Apakah mereka tidak memiliki pekerjaan?
4. Apakah mereka memang memiliki perilaku menyimpang sejak lahir?
5. Apakah lingkungan mereka yang memang sudah menyimpang?
6. Atau ada alasan lain?

Jika, mereka para pelaku kampret itu para pengangguran atau kurang kerjaan, maka para pengusaha bisa memberikan kesibukan kepada mereka.

Setahu saya, semakin sibuk seseorang, maka hasrat seksualnya akan semakin terkendali. Bukankah para pengusaha itu sangat sibuk? Bagi-bagi dong untuk mereka…! Ini generasi negeri lho, para konglomerat! Silahkan ulurkan tanganmu…!

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...