Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Monday, August 1, 2016

Foto Putra Petani Kebun Cengkeh Tahfidh Quran di Garut



Hello Katabah!
Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan informasi bahwa ada seorang putera petani kebun cengkeh ikut lomba tahfidh Quran hingga ke Garut. Ia masih kelas 2 SD, padahal para peserta lainnya di Cisewu rata-rata sudah sekolah tingkat SMP atau MTs.


Ini dia jagoan Abah yang berhasil mengikuti jejak ayahnya. Dulu ketika masih usia SD, sang ayah juga ikut lomba tahfidh ke Garut. Sekarang puteranya yang lomba tahfidh.



Namanya: Cendikia Nagara. Para peserta lain di desa Cisewu tidak jarang tampak mengasuh karena merasa kepada adiknya sendiri. “Aduh…masih kecil sudah pintar….!” Begitulah reaksi orang-orang yang bertemu di lokasi perlombaan.

Kalau di TV memang ada anak-anak yang belum masuk SD sudah mengikuti lomba tahfidh Quran. Namun, untuk kampung kami, Cisewu, usia kelas 2 SD sudah banyak hapalan Qurannya itu sangat menakjubkan. Apalagi anak tersebut tidak diplot untuk menjadi penghapal Quran seperti di pesantren.

Kia – begitulah nama panggilannya, seringkali bermain bersama sang adik di kebun cengkeh milik ayahnya. Sang ayah yang berprofesi sebagai guru bahasa Inggris MAN Cisewu termasuk ayah yang rajin mengenalkan suatu pelajaran di rumahnya, termasuk dengan melibatkan media komputer sebagai media pembelajarannya.


Yang lebih salut lagi bagi Abah, Kia ke Garut tidak diantar oleh ayah atau ibunya. “Biarkan saja, agar mandiri.” Begitulah pesan yang tersirat dari sang ayah.

Sayang sekali Abah belum sempat ke rumahnya, padahal sudah banyak piala yang mau diperlihatkan jagoan Abah sebagai buah dari prestasinya selama tidak bertemu dengan Abah.

Tenang saja ya my boy, nanti kalau ke Cisewu, Abah usahakan untuk main ke rumah dan melihat piala yang pastinya keren-keren. Abah bangga sekali…!

Baca juga:

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...

1 comment: