Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Sunday, April 23, 2017

Lada Perdu Mulai Berbuah Foto

Hello Katabah!
Tulisan dan kumpulan foto ini merupakan bahan konsultasi ke guru Abah, kakak tercinta di Cisewu, Garut. Beliau berkebun lada di lereng Gunung Gedogan, Cisaninten, Cisewu.


Apakah buahnya harus dibuang karena ini buah pertama sejak masa tanam?



Ini masih pohon lada foto 1. Abah close up agar terlihat buahnya ada yang sedikit (Sunda: carang).


Lada perdu pemberian pertama kali dari kakak, saat membeli bibit dari Ciamis.

Cabang dan daunnya mulai rindang. Bakal buahnya pun semakin banyak. Satu polibag berisi satu pohon lada. Sekarang baru memiliki sekitar 5 cabang. Kata kakak, bisa mencapai 10 cabang saat ketinggian pohon tidak lebih dari 30 cm.

Pada foto nomor 3 di atas, ada dua pohon lada (dua polibag). Akan tetapi, yang di-close up hanya satu pohon.


Ini satu polibag berisi dua pohon lada. Tingginya sekitar 30-50 cm. Cabang dan rantingnya sudah mulai banyak, tapi belum menunjukkan bakal buah (bunga). Belum diberi pupuk Mak Lampir. Hehe

Jadi, apakah lada pada nomor 4 harus disiram pupuk Mak Lampir agar cepat berbuah?

Itulah beberapa pertanyaan yang diajukan. Kakak biasanya menjawab via WA atau SMS. Menurut Abah, ini adalah salah satu implementasi Teknologi Informasi di bidang pertanian. Hehe
"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...

No comments:

Post a Comment