Ekspresi | Belajar HTML dan PHP | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kemahasiswaan Kilas Santai
PMB Online STMIK Jabar 2021
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
STAI Al-Falah
Pengobatan Ruqyah
Belajar Pemrograman PHP, MySQL, Framework CI, Domain, Hosting, CMS Wordpress, Framework Laravel. Yang Penting ada menu DAFTAR ISI
Inkubator | Daftar Isi | Bisnis Bitcoin | Tools Penting | PrivacyPolicy | Inggris Arab

Saturday, April 26, 2014

Kenapa Bereaksi Negatif Terhadap Pemimpin?


Selama ini, saya hanya sering mendengar respon-respon negatif tak terkontrol yang ditujukan kepada para pemimpin negeri ini. Siapa pemimpin yang populer, maka bersiaplah menerima ejekan dan cemoohan yang lebih dikenal dengan haters, terutama di social media.


Dua pemimpin populer saat ini tidak kurang dari ejekan para haters, yaitu SBY dan Jokowi. Meskipun saya sendiri menilai SBY tampak terlalu mengedepankan pencitraan, tapi hinaan dan cemoohan yang muncul sudah di luar kontrol. Begitu juga yang menimpa kepada Jokowi dan Prabowo yang sedang gencar menuju Capres 2014 tahun ini.

Kejadian seperti di atas menimpa juga ke pemimpin Amerika Serikat. Sebelumnya saya hanya tahu beberapa protes ditujukan kepada Barack Obama melalui pemberitaan media nasional. Namun saat ini saya membaca di social media Google Plus. Para haters menulis komentar seperti komentar-komentar yang ada di Indonesia juga. Apakah memang mengkritik pemimpin itu harus selalu dengan bahasa hinaan? Saya pikir kritikan itu bisa disampaikan dengan bahasa yang ‘santun’ tapi tajam.

Ini contoh komentar terhadap foto di atas yang menunjukkan Obama sedang ‘bermain’ bola dengan robot ketika berkunjung ke Jepang (plus.google.com/u/0/100264298614611754879):



"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di Telegram dan FB Gratis!
Youtube: Katabah Com: Menuju 1 jt Konten :)

No comments:

Post a Comment