Blog | Beli Rumah | Belajar HTML dan PHP | Skripsi SI | Gmail | Uang Adsense
Audit Sistem Informasi
Sistem Informasi (S1)
Manajemen Informatika
Komputer dan Pendidikan
Pengobatan Ruqyah
Daftar Isi | Kontak | B. Arab | Sertifikat Komputer Internasional | PrivacyPolicy | Inggris Arab

Wednesday, November 11, 2015

Makanan Haram Dalil Quran dan Bahasa Arab

Hello Katabah!
Saat ini, label “halal” menjadi buruan banyak orang. Tidak hanya orang Islam, tapi orang non-Muslim (khususnya di luar negeri) dikabarkan sangat menyenangani makanan yang berlabel “halal” karena terjamin kualitasnya.

Lalu, makanan apa yang diharamkan? Jawabannya ada pada Q.S. al-Baqarah [2]: 173 berikut ini:


إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَ لَحْمَ الْخِنْزِيْرِ وَ مَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَ لَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ إِنَّ اللهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Artinya:
“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi, barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dalam prakteknya, ada perbedaan pendapat ketika memakan sesuatu yang haram untuk obat. Sebagian orang membolehkannya, sebagian lagi tidak mau memakan suatu yang haram walaupun untuk obat.

Jadi, keputusannya tergantung masing-masing saja? Sesuaikan dengan keyakinan dan ilmu masing-masing dan mohon petunjuklah kepada Allah SWT sebelum membuat keputusan.


Belajar Bahasa Arab
Pada dalil di atas, saya belajar memahami bahwa kita tidak bisa memahami al-Quran secara tekstual atau tanpa tafsir. Mari kita lihat pada penggalan ini:
إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ
Teks di atas diterjemahkan menjadi:
“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai.”

Kalau tanpa tafsir, kita tidak akan tahu siapa yang mengharamkan bangkai karena pada teks di atas tidak ada lafadh “Allah” (اللهُ).

Jadi, apabila ada orang yang mengatakan: “Saya bisa memahami al-Quran walaupun tanpa memahami bahasa Arab atau tidak pernah membaca tafsir, maka itu hanya kesombongan dalam ketidak-tahuan saja.”


Artikel Terkait:

"Investasi Emas dan Reksadana, Untung Mana?."
Youtube: Katabah Com: Menuju 1 jt Konten :)

No comments:

Post a Comment