SINOPSIS: Di Balik MANIFESTO PROF. AHDA
Dilema Lantai Tanah, Samudra Ilmu, dan Rahasia sang Dewa Penidur
Banyak orang mengira menjadi Profesor adalah soal kejeniusan mutlak. Namun, buku ini membongkar rahasia sebaliknya. Prof. Ahda—seorang yang menjuluki dirinya "Dewa Penidur"—mengajak kita masuk ke dalam sebuah arsitektur hidup yang tidak biasa. Sebuah dunia di mana belajar dilakukan di antara jeda iklan TV, dan catatan ilmu sengaja dibuang ke tempat sampah agar hanya menyisakan kebijaksanaan di dalam jiwa.
Ini bukan sekadar memoar akademik. Ini adalah kisah tentang:
The Root System: Seorang Ayah, sang "Sufi Modern", yang membangun sekolah bagi ribuan anak orang lain namun membiarkan dinding rumahnya sendiri tetap berupa bilik bambu yang rapuh.
The Power Supply: Seorang Kakak yang memilih tinggal di rumah berlantai tanah demi memastikan adiknya bisa terbang hingga ke puncak gelar akademik tertinggi.
The Operating System: Sebuah filosofi hidup bernama Manifesto Ahda. Sebuah panduan untuk kembali ke Titik Nol—fase di mana kita berikhtiar secara radikal namun tetap waspada dan pasrah terhadap hak prerogatif Sang Arsitek Agung.
Dari kisah ruqyah keluarga hingga kegagalan-kegagalan kecil yang menertawakan ego, buku ini adalah antitesis bagi mereka yang lelah dengan motivasi sukses yang dangkal. Sebuah ajakan untuk melakukan Rekonsiliasi Nalar: berdamai dengan takdir tanpa kehilangan semangat untuk berjuang.
Sebab pada akhirnya, harta bisa luluh lantah dan nama bisa dihapus dari sejarah, namun "Samudra Ilmu" yang berbasis Lillah akan tetap mengalir, melintasi ruang dan waktu.
Bersiaplah menemukan dirimu dalam diam, dan raihlah kemenangan dalam "tidurmu".
**
|
"Boleh Konsultasi Masuk Jurusan Sistem Informasi via Tiktok: @katabahcom."
|
|
Tips Skripsi Program Studi Sistem Informasi |
|
|

No comments:
Post a Comment