9 Buku Saya | Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
Kuliah Nalar SI Gratis
Katabah Berbagi
Pusat Digitalisasi Nalar Sunda Cisewu
CV dan Lowongan Kerja
Program Portofolio Dosen
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi

Saturday, June 27, 2026

Siliwangi Perspektif Ahda KATA PENGANTAR: MENJEMPUT PAJAJARAN ANYAR DI RUANG SIBER


Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Sang Arsitek Agung, Tuhan Yang Maha Esa, yang telah menganugerahkan kemerdekaan berpikir, ketajaman nalar, serta kesetiaan pada akar budaya leluhur hingga buku ketiga ini dapat hadir di hadapan Anda.

Setelah sebelumnya kita membedah taktik pergerakan siber lewat pisau analisis Madilog Tan Malaka, lalu merumuskan sistem pendidikan digital melalui tuntunan filosofi Ki Hadjar Dewantara, kini penulis ingin mengajak Anda pulang ke rumah. Kita akan mengetuk pintu gerbang sebuah peradaban besar yang pernah tegak berdiri di tanah tempat penulis bernapas dan mengabdi: Kerajaan Sunda Pajajaran, di bawah naungan kepemimpinan agung Prabu Siliwangi.

Buku ini ditulis bukan atas dasar romantisasi masa lalu yang semu. Buku ini lahir dari kegelisahan mendalam penulis melihat fenomena hilangnya kedaulatan digital di tingkat akar rumput. Kita melihat bagaimana lembur-lembur (desa-desa) di tanah Pasundan hari ini sedang menghadapi infiltrasi halus bernama "Zombi Digital". Masyarakat kita perlahan digiring menjadi kawanan yang kehilangan kemandirian berpikir, didikte oleh kepentingan kapitalis data global, dan tercerabut dari identitas kulturalnya akibat manipulasi algoritma asing.

Melalui Perspektif Ahda, penulis mencoba melakukan langkah berani: merekonstruksi nilai luhur Sunda Buhun—Silih Asih, Silih Asah, Silih Asuh—untuk diaplikasikan ke dalam jantung keilmuan Sistem Informasi Modern. Kita akan melihat bagaimana konsep desentralisasi Pajajaran masa lalu ternyata merupakan cetak biru (blueprint) yang sangat presisi untuk mendesain arsitektur jaringan wilayah yang mandiri. Kita juga akan membedah bagaimana melindungi data pribadi warga adalah bentuk nyata dari Silih Asih, bagaimana membangun sistem manajemen pengetahuan di Katabah.com adalah wujud dari Silih Asah demi mencapai Swasembada Nalar Digital, serta bagaimana mengunci keamanan siber adalah pengejawantahan dari Silih Asuh yang mengayomi.

Seluruh substansi pemikiran dalam buku ini diletakkan dengan sadar di bawah payung nalar Manifesto Ahda. Menggunakan nama besar Prabu Siliwangi adalah ikhtiar penulis untuk mempermudah pemahaman masyarakat sekaligus mempercepat penyebaran virus literasi digital ini di kalangan akar rumput. Landasan operasionalnya tetap berpijak pada konsep nyata seperti Cisewu Hub dan pembangunan Lembur Mandiri menuju tatanan Indonesia Positif.

Buku ini dipersembahkan untuk para akademisi, praktisi teknologi, pengambil kebijakan, serta seluruh urang Sunda dan bangsa Nusantara yang menolak pasrah dijajah secara digital. Semoga goresan pemikiran sederhana ini dapat menjadi pemantik lahirnya "Pajajaran Anyar di Ruang Siber"—sebuah peradaban digital yang berdaulat, beradab, dan berkeadilan.

Selamat membaca, mari kita tegakkan kedaulatan di lembur sendiri!

Bandung, Mei 2026

Komarudin Tasdik


**

Daftar Isi Buku Ahda Siliwangi


"Boleh Konsultasi Masuk Jurusan Sistem Informasi via YouTube: @katabahcom."
Tips Skripsi Program Studi Sistem Informasi

No comments:

Post a Comment