9 Buku Saya | Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
Katabah Berbagi
CV dan Lowongan Kerja
Karir dan Beasiswa SI
Program Portofolio Dosen
Rangkuman Prestasiku
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi
Showing posts with label Parenting. Show all posts
Showing posts with label Parenting. Show all posts

Thursday, April 10, 2025

Dahsyatnya Sekolah Rumah Untuk Buah Hati Kita!

 Salah satu yang berbeda dalam proses pembelajaran hapalan Quran Ois adalah pada bulan Ramadhan kemarin, Ois mulai kadang-kadang tidak mau hapalan Quran sendiri tapi ingin sambung ayat. Dengan kesabaran Mamahnya, alhamdulillah berjalan lancar.

Seingat saya, lompatan perkembangan/kemampuan Ois hampir selalu setelah Ramadhan atau Idul Fitri, termasuk kemampuan berjalannya.

Seperti biasa, saya sendiri tipe orangnya ingin beda.hehe Saat Ois ingin sambung ayat antara Ois, Mamah Ois, dan saya, maka saya cukup mengucapkan penggalan ayat agar Ois yang melanjutkan. Kadang juga, satu ayat, kemudian Ois melanjutkan ayat-ayat berikutnya. Alhamdulillah berjalan lancar juga.

Setelah melihat respon terhadap kemamampuan Ois yang suka belajar, saya memutukan untuk lebih banyak berbagi pengalaman melatih belajar Ois di YouTube @katabahcom. Semoga bermanfaat.

Tuesday, February 18, 2025

Rumahku Sekolah Quranku: Wujudkan Anak Balita Belajar Quran

 Awal tahun 2025, saya buatkan akun khusus TikTok tentang #RumahkuSekolahQuranku. 

Dalam akun TikTok @ois.tok, saya berbagi video putraku yang masih Balita senang belajar Quran dan membaca huruf Hijaiyah.

Di samping itu, saya coba berbagi video media atau buku apa saja yang biasa digunakan Ois saat belajar ngaji.

Ada harapan, semoga ini bisa menjadi penyemangat juga bagi paraorangtua yang sedang mendidik putra-putrinya tersayang.

Bertepatan dengan momen bulan Ramadhan yang sebentar lagi, saya ingin lebih intensifkan berbagi cerita dan pengalaman mendidik anak. 

Terlepas dari banyak kekurangan saya, semoga ada manfaat bagi para pengguna TikTok tanah air.🥰

Semoga Allah SWT membimbing kita semua.

Sunday, February 2, 2025

Anak Susah Makan? Ini Solusinya

Putraku, Ois termasuk yang susah makan. Bahkan jajanan juga tidak sembarangan mau.

Solusinya, tetap diarahkan untuk disuapin makan sampai usia 4 tahun. Satu sesi makan bisa sekitar satu jam.

Yang lebih mengkhawatirkan, Ois ingin makan sambil lihat HP. Saya izinkan pakai HP daripada tidak makan.

Pernah mau diizinkan makannha sambil jalan-jalan di halaman rumah, tapi saya kurang setuju karena kurang bagus dari sisi etika atau adab yang saya terapkan.

Alhamdulillah secara perlahan, HP-nya bisa dikurangi. Bahkan semakin besar, semakin bisa dikendalikan dari HP.

Madu Syamil menjadi alternatif minuman yang mau Ois. Yang lain hampir semua gak mau, apalagi obat, termasuk obat cair manis.


Wednesday, January 29, 2025

Anak Balita Belajar Hapalan Quran Mulai Usia Berapa?

 Banyak orangtua berharap putra-putrinya jadi penghapal Quran (hafidz Quran). Ada kesenangan tersendiri.

Lalu, usia berapa buah hati kita mulai diajarkan hapalan Quran? 

Ada ustadz yang menganjurkan sejak lahir, bahkan sejak dihamilkan.

Ois sendiri mulai terstuktur juz 1-30 mulai usia dua bulan. Bulan pertama murotal Quran yang Ois sukai, seperti Ayat Kursi merdu dan shalawatan.

Saat dihamilkan juga tidak terlalu terstruktur dalam mendengarkan murotal Quran. Akan tetapi, Mamahnya baca, kadang kami baca Quran bersama.😁

Karena Ois kalau boleh dikatakan termasuk agak terlambat komunikasi dibanding teman-temannya, maka Ois hanya fokus mendengarkan murotal, belum bisa diajak belajar menghapal seperti guru dan murid (guru baca, murid mengikuti).

Monday, January 27, 2025

Mainan Anak Balita Agar Tak Kecanduan HP: Mandi Bola di Rumah

 


Salah satu solusi agar anak Balita tidak terlalu kecanduan HP adalah kita menyediakan mainan alternatif yang bukan digital.

Tips Anak Rajin Belajar: Baca, Hitung, Hapalan Quran, Nulis


Selamat datang teman-teman, khususnya yang dari TikTok @ois.tok!

Bismillah. Halaman ini merupakan ringkasan pengalaman Ois belajar yang videonya sudah saya share di TikTok. Yang lengkapnya ada di halaman buku ketiga saya tentang "Cara Mendidik Anak di Era Digital."

Cara Belajar Hapalan Quran

Sebelum bisa diarahkan belajar hapalan, Ois diperdengarkan murotal Quran dari YouTube atau media digital yang ada.

Hampir setiap sebelum tidur malam, Ois minta Mamahnya untuk mendampingi mengulangi hapalan 14 surat pendek.


Cara Belajar Membaca

Sekitar sebelum 3 tahun, Ois sudah suka belajar membaca juga, antara lain huruf A sampai Z. Tiap huruf itu dihubungkan dengan nama hewan, misal, A= Ayam, B= Bebek, dan seterusnya sampai huruf Z.

Selain huruf latin, Ois juga suka belajar huruf Arab dalam usia hampir bersamaan saat mulai belajar huruf latin. Sekarang, alhamdulillah sedang belajar huruf Arab bersambung juga.


Cara Belajar Berhitung

Tahap pertama, Ois belajar berhitung 1-10.

Tahap kedua, belajar berhitung 1-20. Angka ini cukup lama, beberapa bulan. Sebelum lanjut ke angka 21, Ois malah belajar angka-angka dalam bahasa Arab dan Inggris.

Tahap ketiga, belajar 1-30.

Tahap keempat, belajar 1-40. Seingat saya, setelah tahap ini dalam jangka waktu sekitar satu minggu, Ois bisa sampai 100. Selanjutnya, hanya mengulang saja dan memperbaiki angka yang lupa.


Cara Belajar Menulis

Di usia 4 tahun ini, kemampuan menulis Ois belum begitu menonjol seperti kemampuan berhitung, membaca, dan hapalan.

Akan tetapi, Ois sudah berproses mulai menebalkan garis pada huruf buku pintar, mewarnai gambar, dll.

Cara Belajar Bahasa Arab

Pertama kali, hapalan 1 sampai 10.

Sekarang, dari 1 sampai 20.

Belajarnya juga santai. Kadang duduk lesehan seperti lagi ngaji atau bahkan sambil tiduran. Seringkali, kami ikut kemauan Ois.


Cara Belajar Bahasa Inggris

Pertama kali, hapalan 1 sampai 10.

Sekarang, dari 1 sampai 20.

 

Saat Buah Hati Usia 2 Tahun Belum Banyak Kosakata

 Yakinlah Allah sedang mematangkan kecerdasannya. Terus saja, latih. Tenang...! 😇

Saya meyakini bahwa ini waktunya yang tidak boleh dilewatkan dari pembelian asupan stimulus pembelajaran kepada Balita. Kalau kita menghadirkan nuansa belajar seperti ada buku di rumah, maka peluangnya putra kita suka belajar.

Terapi Anak Agar Tidak Kecanduan HP

 Saya sendiri menerapkan manajemen waktu penggunaan HP. Saya sangat jarang membuka HP di depan Ois. Di usia 4 tahun, baru saya bisa agak sering buka HP dengan bilang, "Ois nonton TV acara Pororo, Bapak mau nonton berita." Nah, kalau tidak terlalu lama, kami bisa nonton acara masing-masing. hehe

Kemampuan Menyanyikan Lagu

Sudah agak banyak lagu yang Ois hapal, antara lain yang saya upload di Tiktok adalah Lagu Indonesia Raya. Sejak sebelum bisa bicara, Ois memang menyukai lagu ini. Saya sendiri, memposisikan kemampuan nyanyi sebagai penyempurna karena ada yang bilang bahwa orang-orang cerdas biasanya memiliki jiwa seni yang tinggi (keseimbangan otak kiri dan kanan).

Usia 4 Tahun

Saya melihat Ois mengalami perkembangan pesat di usia 4 tahun, antara lain bicaranya makin lancar dan banyak kosakata, keinginan belajarnya sangat dominan dan terlihat. Kebiasaan mendengarkan murotal Quran masih dilanjutkan, apalagi memang Ois yang minta hampir minimal sebelum tidur.

Sekarang, mulai sedikit-sedikit, sambil Ois nonton TV saya membuka channel YouTube yang saya anggap orang-orang cerdas. Tentu saja, suaranya loud speaker hingga terdengar Ois. Selama usia 1-4 tahun, saya pakai headset karena Ois langsung ingin HP kalau terdengar atau terlihat saya pakai HP.

Harapannya, Ois mulai merekam ilmu-ilmu keren sejak dini selevel ilmu untuk Bapaknya toh saya tidak maksa Ois, selain terdengar selintas saja.hehe

Coding Untuk Anak

Terkait coding menyusul ya..☺️

Sunday, January 26, 2025

Mainan Edukasi Anak Balita: Lego Kecil dan Besar

 


Ada rupa-rupa main lego untuk anak Balita. Pertama kali, Ois beli lego kecil. Karena wadahnya berbentuk tas kecil, lego kecil ini suka dibawa-bawa kemana Ois main, misal rumah Ua, rumah Nenek, dan sekolah SD.

Buku Mewarnai Untuk Anak Balita

 


Salah satu buku yang digunakan belajar Ois adalah buku latihan mewarnai. Awalnya, Ois mewarnai apapun dengan warna biru saja.hehe

Sekarang, alhamdulillah sudah mau menggunakan warna lain. Ini tampilan salah satu halaman buku di atas:

Mainan Belajar Anak Balita Pintar: Buku dan Tablet Khusus

 


Mamah Ois mengajarkan paket pintar ini. Di dalamnya, Ois bisa belajar menulis dengan pensil khusus yang menarik. Isi tintanya dengan air biasa. Salah satu tampilan halamannya seperti ini:

Saturday, January 25, 2025

Tips Terapi Anak Kecanduan HP

 Banyak anak yang kecanduan pada HP. Fitur Medsos dan game berkali-berkali tampak di pandangan saya, sangat membuat orang kecanduan, mulai Balita, anak-anak, remaja, dewasa, bahkan sampai orangtua.

Bahaya kecanduan HP ini membuat beberapa negara mengeluarkan kebijakan bahwa remaja tidak boleh lagi belajar dari gadget di sekolah. Mereka kembali belajar pada media manual seperti buku cetak.

Bagi saya, solusinya bukan distop 100 persen, tapi dilatih manajemen waktu. Kebiasaan praHP yang biasa dijadikan inspirasi oleh saya antara lain:

Thursday, January 23, 2025

Belajar Warna Bahasa Arab Balita

 Banyak cara untuk mendukung kemampuan anak yang sedang belajar Quran, antara lain membaca huruf Hijaiyah dan belajar bahasa Arab.

Harapan besar balita belajar baasa Arab adalah agar ia bisa memahami arti Al Quran dan tafsirnya dari referensi berbahasa Arab karena terjemahan bahasa Indonesia mungkin tidak sepas padanannya dalam bahasa Arab.

Namun, di samping harapan besar itu, Ois belajar bahasa Arab minimal agar ia terbiasa dengan huruf Arab sehingga mendengar dan membaca Quran akan lebih mudah menangkapnya seperti saya lebih mudah mengingat kalimat dalam bahasa Sunda dibandingkan bahasa Inggris karena sehari-hari menggunakan bahasa Sunda.hehe

Dalam bahasa Arab, warna disebut dengan لَوْنٌ dibaca launun atau laun.
Kalau warna-warna لَوْنٌ جـ أَلْوَانٌ dibaca alwaanun atau alwan.

Berikut ini warna-warna yang sedang dihapal Ois:


1. Putih: ( ُأَبْيَض) abyadhu atau abyadh

2. Hitam: ( ُأَسْوَد) aswadu atau aswad

3. Merah: ( ُأَحْمَر) ahmaru atau ahmar

4. Biru: ( ُأَزْرَق) azraqu atau azraq

5. Hijau: ( ُأَخْضَر) akhdharu atau akhdhar

6. Kuning: ( ُأَصْفَر) ashfaru atau ashfar

Ois alhamdulillah tahu selain warna di atas. Tapi segitu dulu untuk sesi ini, Sayanya yang takut lupa lagi.heheh

 


Tuesday, January 21, 2025

Mainan Cara Baca Huruf Alfabet dan Hijaiyah (Arab) Anak Balita: Puzzle

 Sebelum usia 3 tahun, Ois senang menyusun huruf di puzzle kayu. Sambil nyusun, sambil menyebutkan huruf-huruf tersebut.

Ini puzzle kayu huruf Alfabet (abjad). Ois itu tipe anak yang jarang sekali langsung suka pada mainan. Tapi setelah beberapa waktu, ia suka mainan ini juga. Seringkali Ois yang minta main puzzle ini.


Ini puzzle kayu huruf Hijaiyah (Arab). Setelah lancar main puzzle Alfabet, kami berikan Ois puzzle Hijaiyah ini. 

Saya sendiri melihat puzzle Hijaiyah ini relatif lebih susah karena kotak hurufnya tanpa sekat. Jadi, kurang kelas terlihat mana kotak alif dan mana kotak huruf ba.

Akan tetapi, karena Mamah Ois nemunya ini di toko online, ya beli ini saja.hehe

Setelah beberapa waktu dari pembelian, Ois suka juga.🤩

Buku Anak Balita Belajar Membaca Huruf Arab Hijaiyah Cepat

Semester kedua di Kober, Ois mendapatkan materi dari buku Albarqy yang diklaim cara paling mudah dan efektif menurut Kemenag (ada di cover buku belakang).

Monday, January 20, 2025

Tips Anak Balita Belum Bisa Bicara dan Berjalan

Saat ini, saya melihat Ois mengalami pertumbuhan dan perkembangan luar biasa. Ia tumbuh dengan fisik yang bagus dan kemampuan non-fisik (intelektual) yang mungkin di atas saya pada usianya. Padahal pertumbuhan Ois relatif tidak seperti teman-temannya alias relatif lebih lambat, kata sebagian orang.

Di usia sekitar 6 bulan, Ois belum bisa merangkak berkeliling. Ia hanya duduk manis saja dengan senyum-senyum merekah.hehe Usia satu tahun, Ois setelah ikut salaman Idul Fitri ke saudara, tiba-tiba sudah pulang ke rumah, jadi bisa merangkak lincah.

Setelah merangkak, seperti biasanya orang-orang berharap bayi bisa berdiri. Proses merangkak Ois tidak terlalu lama, kemudian bisa berdiri dengan pegangan. Ini lumayan lama. Sekitar usia 2 tahunan, Ois baru bisa berjalan tanpa pegangan walaupun masih khawatir jatuh.

Kemudian, Ois harus dicek kemampuan bicaranya. Di usia 2 tahun, masih sedikit sekali kata yang bisa diucapkan. Kalau gak salah, kurang dari 5 kata. Jadi, kebiasaan Ois di usia 2 tahun adalah tertawa lepas dan berjalan yang masih khawatir jatuh.

Saat pindah rumah, Ois main dengan putra tetangga yang sekitar satu tahun lebih muda. Wah... putra tetangga sudah bisa lari. Bicaranya sudah bisa komunikatif. Yang usianya lebih tua sedikit sudah bicara agak-agak so dewasa, bagus pokonya. Ois masih santuy saja. heheh Lari pun masih harus diaping oleh Mamahnya karena saat di turunan kecil, Ois tampak belum seimbang larinya.

Di usia 2 tahun inilah, saya sempat menguatkan keyakinan bahwa Ois akan baik-baik saja karena saya lihat Ois mengalami pertumbuhan fisiknya bagus walaupun belum lancar berjalan. Perkembangan non-fisiknya pun bagus, yakni Ois memang masih sedikit sekali bicara tapi respon terhadap pembicaraan atau suara sudah sangat bagus, termasuk keingingan mendengarkan murotal Quran. Saat nangis pun bisa berhenti kalau distel Quran atauh shalawatan.

Usia 2,5 tahun, Ois mulai menunjukkan perkembangan yang bagus. Jalannya sudah mulai lebih lancar, komunikasinya bertambah, keinginan belajar mulai terlihat antara lain saat kami stel video pelajaran, nyanyian, dan ngaji di TV menggunakan flashdisik. Tapi Ois masih ngedot...😍

Melatih Anak Balita Belajar Doa Pendek

Saya termasuk yang sangat yakin bahwa kemampuan anak Balita itu luar biasa. Mereka bisa lebih mudah hapal dibandingkan orangtua.

Setelah hapal, tidak mudah lupa. Ini mengingatkan saya, kata Kakak, saya sering ikut Bapak ke mesjid saat usia Balita juga. Saat Bapak ngajari anak-anak seusia SMA (MA), saya kadang ikut menggambar kandang ayam di papan tulis atau duduk di pangkuan Bapak.

Hasilnya, saat SD, saya hapal antara lain lembaran awal Q.S. Al Baqarah dan kata penggganti dalam bahasa Arab (Huwa, Huma...) dengan sangat mudah. Ternyata di mesjid, mungkin saya sering mendengarkan pelajaran itu saat Bapak ngajar.

Hal itu juga diterapkan saat Ois masih belum bisa bicara. Ois relatif telat bicara dan telat berjalan dibandingkan salah satu temannya. Terus saja diberikan input seperti ngaji, shalawat, dll.

Sunday, January 19, 2025

Melatih Anak Balita Nyanyi: Lagu Indonesia Raya, dll.

Walaupun tidak terlalu serius, kemampuan nyanyi anak kadang saya perhatikan karena saya hampir tidak bisa nyanyi. Terlepas dari faktor-faktor pedukung, saya kesulitan bernyanyi, baik menghapal liriknya maupun nadanya. Agak khawatir nurun ke putra sendiri. heheh

Ternyata, Ois cukup banyak menghapal lagu-lagu. Ia belajar dengan Mamahnya, baik dari pengalaman Mamahnya di sekolah, mendengar anak-anak SD bernyanyi, ataupun dari video yang saya tampilkan di TV atas saran dari teman yang saat itu saya berharap Ois tidak terlalu banyak nonton HP.

Sebelum uia 3 tahun, Ois dapat menyanyikan beberapa lagu. Buat saya, itu cukup jumlahnya karena kami bukan keluarga penyanyi. Saya berharap, lagu pun tetap diarahkan pada tema anak-anak agar tidak cepat dewasa sebelum waktunya.

Usia 2 tahun belum banyak kosakata Yang dikuasai Ois. Jadi, saya kategorikan mulai 2,5 Tahun saja. Yang saya ingat ini lagu-lagu yang biasa dinyanyikan:

Usia 2,5-3,5 Tahun

Indonesia Raya

Garuda Pancasila

Dua Mata Saya

Sayang Semuanya


Kereta Api

Balonku

Topi Saya Bundar

Lihat Kebunku

Kepala Pundak Lutut Kaki

Burung Kakak Tua

Kangguru


Usia 3,5-4 Tahun 

Anti Bullying

Keluarga Nabi

Lagi-lagi Anak Kelas 1 SD:

a. Tepuk Semangat 

b. Tepuk Semangat Baru

c. Tepuk Anak Shaleh

d. Tangan ke Atas Menggapai Bintang


Lagu lain insyaallah nanti saya update kalau ingat.😊 Tentu saja, melatih nyanyi Ois bukan untuk jadi penyanyi, tapi hanya melatih kecerdasan dan keceriaan saja. Saya pernah dengar bahwa orang-orang cerdas biasanya kemampuan seninya pun tinggi. Menurut buku yang saya baca, ini namanya keseimbangan antara otak kiri dan kanan.

Walaupun belum lancar sekali kata-katanya, alhamdulillah Ois bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya secara keseluruhan.

Memang sejak bayi, ia suka nonton lagu Indonesia Raya sebelum sinetron Ipin Upin mulai. 

Kalau saya stel di YouTube juga, Ois langsung fokus tampak mendengarkan walaupun sambil diais (digendong).🤩

Baca juga: Buku ketiga saya tentang Mendidik Anak.

Saturday, January 18, 2025

Cara Melatih Anak Balita Hapalan Quran: 14 Surat Pendek

Ini sedikit berbagi cerita pengalaman hasil belajar hapalan Quran anak Balita 4 tahun.

Saya ada harapan besar, Ois bisa menjadi penghapal Quran 30 juz di usia SD. Tapi tetap, ingin Ois berkembang dengan ceria.

Saya sendiri mengharapkan bukan hanya belajar hapalan tapi sebaiknya tafsir juga agar keilmuannya dapat diterapkan lebih banyak di masyarakat. Semoga Allah mudahkan.

Surat-surat pendek yang sudah dihapal dalam usia 4 tahun ini:

Friday, January 17, 2025

Buku Anak Balita Berlatih Membaca dan Berhitung Yang Disukai: Bisa Sampai 100

Buku yang disukai Ois antara lain tentang buku latihan Membaca dan Berhitung ini.

Ois biasanya mengambil sendiri kedua buku itu. Kemudian minta ditemani dan diajari Mamahnya.

Saking sukanya, ia hampir hapal pelajarannya dan berulang-ulang mengucapkan tanpa membaca, termasuk saat mau naik sepeda motor ke sekolah.

Tuesday, January 7, 2025

Mendidik Anak Cerdas Quran dan Digital: Parenting Milenial dan Gen-Z Mengatasi Bahaya Gadget dan Medsos


Terapi Digital Untuk Anak Agar Cerdas Quran dan Hobi Belajar Dalam Keceriaan

Oleh:
Komarudin Tasdik
&
Farida Ulfah

Sumedang, 07 Januari 2025
"Kado Terindah Awal Tahun 2025"

Pengalaman Belajar Ois ada juga di YouTube @katabahcom


Sebelumnya, tulisan saya tentang Pengobatan Ruqyah mendapatkan lebih dari 7.000 pembaca dan lebih dari 51.000 penonton di TikTok @katabahcom. Alhamdulillah.

Di usia muda sekali, saya pernah memegang prinsip yang sangat kuat, "Berikan aku mahasiswa yang 'bodoh', insyaallah akan aku didik untuk menjadi mahasiswa yang rajin dan sukses." Prinsip ini antara lain karena pernah melihat sebagian guru dalam pandangan saya sangat kurang memotivasi siswa untuk rajin belajar. Mereka nyuruh belajar, tapi kurang kreatif memberitahu cara belajarnya. Mereka menginginkan mahasiswa rajin dan cerdas, tapi mereka kurang rajin mengarahkannya. Mungkin saja para guru dan dosen terlalu asik dengan kecerdasannya.

Bismillah. Pada sesi ini, saya mencoba menghimpun dan update tentang parenting di era digital. Semoga jadi buku yang banyak manfaat. Latar belakangnya antara lain banyak anak dan orang tua yang sangat ketergantungan pada gadget untuk bermain game atau Medsos. Mereka terlalu sibuk dengan gadget dengan konten yang kurang bermanfaat, bahkan negatif sehingga kebiasaan belajar dan kehidupan normal terancam terlupakan. 

Kalau boleh saya katakan bahwa ini adalah buku ketiga di luar modul-modul kuliah. Pertama, Buku Neng Ida berisi Cinta dan Liku-liku Pendidikan Seorang Mahasiswa Desa (ISBN). Kedua, e-book Pengobatan Ruqyah. Ketiga, buku ini "Terapi Digital". Judul lengkap buku ketiga ini insyaallah nanti saja setelah selesai saya akan menentukan update-nya seperti apa.

Apabila ingin membaca ringkasannya dulu ada di sini Tips Anak Rajin Belajar: Baca, Hitung, Hapalan Quran, Nulis

Tulisan parenting ini saya menyebutnya "Terapi Digital". Saya coba ini diterapkan di keluarga kecilku. Ini juga sebagai tanda syukur saya kepada Allah SWT dan terima kasih saya kepada istri tercinta, Mamah Rois Aljabar sebagai guru pertama dan utamanya di luar sekolah formal. Semoga bermanfaat.🙏😊

Tips Anak Balita Belum Bisa Bicara dan Berjalan

Buku Anak Balita Berlatih Membaca dan Berhitung Yang Disukai: Bisa Sampai 100

Cara Melatih Anak Balita Hapalan Quran: 14 Surat Pendek

Melatih Anak Balita Nyanyi: Indonesia Raya, dll.

Melatih Anak Balita Doa-doa Pendek 

 

Mendidik Anak 4 Tahun Hobi Belajar dan Hapalan Quran

Membuat Perpustakaan Kecil di Rumah Kecil Untuk Anak Cerdas 

Membuat Ruang Digital Ramah Anak di Rumah Minimalis 

Meminimalisir Anak Dari HP  

Membentuk Lingkungan Cinta Buku: Batita  

Hebat: Kebiasaan Anak Zaman Dulu

Thursday, January 2, 2025

Membuat Perpustakaan Kecil di Rumah Kecil Untuk Anak Cerdas

 


Kini, setelah banyak orang menyadari terlalu banyak disibukkan dengan Medsos, mereka kembali menyukai membaca lagi.

Mereka membaca e-book maupun buku cetak. Ini akan menjadi penenang dan penyeimbang hidup di tengah gencarna Medsos.

Ois sendiri tertarik pada buku. Membuka buku yang sedang saya baca. Bahkan Ois menunjuk paragraf sambil menggerakan jari telunjuknya seperti sedang membaca berkali-berkali. Padahal ia belum bisa baca buku orang dewasa.hehe

Saya coba menghadirkan kembali ruang baca atau perpustakaan kecil di rumah kecil pula. Putraku harus lebih familiar dengan buku daripada HP terinstall game yang membuat anak histeris tak mau lepas dari HP. Na'udzubillah.

Rak buku yang baru dibeli menggunakan akun Pak Dosen yang baik hati, saya isi dengan beberapa buku saya yang diambil dari rumah kakak. Sebagian lagi, buku Mamah Ois. Ruang kosong, insyaallah akan diisi buku setingkat PAUD dan SD dengan prioritas buku cerita, latihan membaca, Quran, bahasa Arab, bahasa Inggris, dan matematika.

Nanti, kalau sudah pandai membaca, akan saya sediakan akses ke buku konsumsi saya. Sambil saya belajar, sambil Ois juga belajar, seperti motivasi belajar, tafsir Quran, filsafat, dll.

Karya Ois ingin dipajang di dinding rumah🤩