Terkait pertanyaan SGIE, meskipun banyak orang mengatakan tidak etis, menjebak, seperti cerdas cermat, atau istilah lainnya, saya sendiri bisa beda pendapat.
Pertanyaan SGIE yang diungkapkan Gibran dalam debat cawapres dapat dikatakan tidak etis karena beberapa alasan berikut:
- Pertanyaan tersebut tidak jelas dan tidak terstruktur. Gibran hanya mengajukan satu pertanyaan, yaitu "Bagaimana langkah Gus Muhaimin untuk menaikkan peringkat Indonesia di SGIE?" Pertanyaan tersebut tidak menjelaskan apa itu SGIE, sehingga Cak Imin tidak dapat memahami maksud pertanyaan tersebut.
- Pertanyaan tersebut bersifat menjebak. Gibran tahu bahwa Cak Imin tidak terlalu familiar dengan istilah SGIE. Oleh karena itu, Gibran mengajukan pertanyaan tersebut untuk membuat Cak Imin terlihat tidak kompeten.
- Pertanyaan tersebut tidak relevan dengan topik debat. Debat cawapres pertama membahas tentang demokrasi, hak asasi manusia, dan pemberantasan korupsi. Pertanyaan SGIE tidak berkaitan dengan topik tersebut.