9 Buku Saya | Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
Kuliah Nalar SI Gratis
Katabah Berbagi
Pusat Digitalisasi Nalar Sunda Cisewu
CV dan Lowongan Kerja
Program Portofolio Dosen
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi
Showing posts with label Ruqyah. Show all posts
Showing posts with label Ruqyah. Show all posts

Tuesday, August 27, 2024

KKN Lagi di Rumah Pertama Kali Meruqyah



Waktu berputar tidak terlalu lama. Hehe Saya pertama kali meruqyah di sebuah rumah yang dijadikan Posko KKN mahasiswa tahun 2019. Waktu itu, ada beberapa mahasiswa kesurupan mana saya belum pernah meruqyah lagi.

Eh tahun 2024 ini, mahasiswa KKN lagi di rumah yang sama. Pemilik rumah sempat bertanya, enggak akan apa-apa, kan Pak? Saya jawab, "insyaallah."

Saya juga tidak sedikit pun menyampaikan cerita mistis rumah itu kepada mahasiswa. Malam terakhir KKN, saya melihat ke lokasi. Ada dua mahasiswa cerita bahwa tetangganya cerita ngasih tahu ada mistis di rumah itu. 

Saya jawab, "Emangnya ad yang aneh-aneh ke mahasiswa kita?"

"Gak ada, Pak..."
"Kalau gak ada, tenang saja. Dulu saya pernah tidur juga di sini," kata saya santai.😁

Alhamdulillah Allah lindungi kami semua.

Tuesday, July 30, 2024

Guru Ruqyah Syar'iyyah: 51.000 Pembaca

 


Alhamdulillah saya nambah media untuk berbagi doa ruqyah, yakni TikTok (@katabahcom). Sekarang ada 51.000 lebih pembaca doa ruqyah mandiri. 

Semoga semakin banyak yang sembuh🤲😊













Sunday, July 21, 2024

Ruqyah Mandiri: Program Sejuta Orang Sehat

 



Melihat jumlah pembaca Panduan Ruqyah Mandiri terus bertambah banyak, maka saya memutuskan untuk berbagi doa tersebut di media sosial seperti TikTok @katabahcom.

Bapak, Ibu, Aa, Teteh yang berkenan berbagi pula, mohon berkenan untuk meneruskannya kepada banyak orang agar saudara-saudara kita yang sakit segera sembuh dengan izin Allah SWT.

Program berbagi doa dan cara ruqyah mandiri tersebut saya namakan "Program Sejuta Sehat."

Mohon doa dari semuanya, semoga Allah SWT meridloi🤲

Tuesday, June 11, 2024

Ruqyah Pasien 9 Tahun Terbaring Tidak Bisa Bangun

Peristiwa ini menjadi penguat keberanian saya juga agar tidak perlu sungkan mengajak orang sakit untuk berdoa walaupun ia sudah dibawa ke dokter atau mengaku sudah pernah diberi doa oleh orang lain. Pintu doa terkabul itu tidak ada yang tahu pasti, dari siapa atau dari mana.

Sore hari saat hari raya Idul Fitri, saya menengok seorang ibu sepuh yang sudah lama tak bisa bangun. Beliau hanya bisa terbaring. Tapi beliau masih bisa diajak ngobrol (nyambung) dan mampu shaum Ramadhan.

Dengan diawali minta maaf, saya meminta beliau membacakan doa-doa yang beliau hafal. Alhamdulillah lancar, antara lain membaca shalawat dan syahadat.

Waktu sudah menjelang maghrib, saya sudah mau pamitan. Tapi saya coba tawarin agar beliau sering mendengarkan Quran. Beliau berkenan. Saya coba stel Q.S. Al Falaq dari Youtube, ternyata beliau tidak bisa mendengar bahwa itu bacaan Quran. Beberapa kali saya coba, beliau tetap tidak bisa mendengar Al Falaq.

Saya coba menyarankan beliau untuk berdoa agar Allah SWT berkenan mengizinkan beliau mampu mendengar bacaan Quran lagi sambil mohon ampun karena kalau mendengarkan orang ngobrol atau lagu, beliau bisa, katanya.

Setelah beberapa kali beliau berdoa, alhamdulillah dengan izin Allah beliau bisa mendengarkan bacaan Quran yang dari Youtube. Saya baca langsung juga, beliau mampu mendengarnya dengan baik, bahkan masih hafal.

Sekitar satu bulan setelah Idul Fitri itu, beliau meninggal dunia. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa almarhumah dan kita semua. Aamiin...

Silakan dicoba Bacaan Ruqyah Praktis

Friday, April 19, 2024

Diruqyah Mendadak Gatal, Tak Terdengar Quran

Setelah Idul Fitri saya bertemu empat pasien. Pertama, kerasa ada menusuk dekat pinggang sebesar jarum dan sakit tukang rusuk.

Saya coba ruqyah. Setelan baca An Naas, Al Falaq, dan doa melayat orang sakit, tiba-tiba pasien menggeram sambil bilang "Sudah!"

Saya suruh tobat dan keluar saja. Alhamdulillah sembuh dengan izin Allah.

Friday, August 4, 2023

Donasi dan MP3 Ruqyah Gratis Untuk Pasien

Bismillah...

Saya sedang mempersiapkan open donasi untuk pengobatan pasien yang membutuhkan penanganan dengan metode ruqyah. Untuk pasien yang tak kunjung sembuh, kita insyallah akan sediakan MP3 yang berisi doa ruqyah, antara lain:
1. Al-Fatihah
2. Al-Ikhlas
3. Al-Falaq
4. An-Nas
5. Ayat Kursi
6. Al-Baqarah

Bila ada yang mendonasikan sebagian rizkinya, bisa transfer ke rekening BSI (Norek menyusul). Donasi tersebut untuk pembelian antara lain:
1. Flashdisk
2. Speaker kecil

Alat tersebut akan distel oleh pasien selama semalam suntuk dan menjadi milik pasien. Kalau menggunakan HP pasien, khawatir cepat rusak.

Kalau setelah ruqyah menggunakan MP3 masih belum sembuh, saya rencanakan nanti bisa Video Call ruqyah dengan saya atau dengan peruqyah lain.

Mohon doanya...🙏😊

Kumpulan Doa Ruqyah Ustadz Faizar (Youtube MFO)

Ustadz Faizar merupakan salah satu peruqyah yang rajin update di Youtube (MFO Channel). Beberapa keunggulan channel tersebut:
1. menayangkan saat meruqyah
2. memberikan tutorial cara meruqyah
3. Doa-doanya banyak banget karena beliau banyak referensinya juga.

Insyaallah nanti akan update secara bertahap doa-doanya di sini. Mungkin saja tidak selengkap di channel MFO karena saya menyampaikan doa-doa ruqyah pilihan saja. Selengkapnya dapat nonton langsung di Youtube.

Saturday, July 29, 2023

Ruqyah Sakit Perut Tak Henti 6 Jam

Salah satu tantangan meruqyah bagi saya adalah membedakan penyakit medis dan non-medis. Ada pasien yang sakit perut dan sakit kepala tak tertahankan pagi hari. Karena sudah minum berbagai obat warung dan herbal belum sembuh, minta saya ruqyah. Dengan izin Allah, alhamdulillah sembuh.

Seharian, tampaknya ia semakin membaik. Subuh hari mengabari saya bahwa ia sakit perut lagi tak henti-henti sejak sekitar jam 9 malam. Saya segera meluncur dengan maksud ingin memijit sedikit di sekitar kakiknya atau membawa ke dokter.

Setelah tiba, kelihatan sakit sekali, saya coba sambil meruqyah dengan ayat kursi dan doa allohumma robbanasi. Tidak ada tanda-tanda penyakit non-medis.

Sesaat setelah saya selesai baca doa, dengan sisa tenaga yang sudah lunglai, ia mijit-mijit sendiri di sekitar ujung tulang belakang (tulang ekornya ). Tiba-tiba ia muntah. Dua kali muntah ke kresek, ia bangun dan pindah duduk di kursi.

Saya minta pasien itu mijit tulang ekornyanya lagi pelan-pelan sambil duduk di kursi dan sambil bantu doa juga. Waduh, muntahnya seperti sudah mabuk berat di kendaraan perjalanan.

Dua kali muntah sambil duduk di kursi. Dengan izin Allah, alhamdulillah sembuh.

Semoga kita sehat selalu.

Tuesday, May 30, 2023

Panduan Ruqyah Mandiri Lengkap Dari Pengalaman

Pada halaman ini, saya berbagi cara dan pengalaman mengajak pasien melakukan ruqyah mandiri. Untuk doa ruqyah, sudah tersedia di postingan Pengobatan Ruqyah. Insyaallah nanti ada penambahan doa yang lainnya di sini.

Sikap
Sikap pasien menjadi hal sangat penting karena tidak jarang ketika melakukan ruqyah itu rasa ingin sembuh sangat dominan. Padahal setahu saya, yang harus dominan itu keinginan semakin dekat dengan Allah SWT. Adapun sembuh itu bagian ikhtiar dan bisa dikatakan sebagai bonus dari Allah yang mencintai hamba yang mencintai-Nya.

 

Cara-Cara Meruqyah Diri Sendiri
Ada beberapa media yang bisa dicoba, yakni:
1. meniup ke arah yang sakit atau ubun-ubun setelah membaca doa
2. membacakan doa ke air
3. membacakan doa ke garam

Akan tetapi, ketika ingat pesan ustadz Dhanu bahwa tidak boleh membaca Quran yang salah niat dan muncul keraguan, maka bisa cukup langsung tanpa media dan berdoa dengan bahaa kita sendiri, misal bahasa Indonesia atau Sunda. Namun, tetap untuk meyakinkan hati, kita mengingat ayat-ayat Quran yang menunjukkan bahwa Allah SWT sebagai penolong, pelindung, dan penyembuh kita.

 

Doa
menyusul


*Mohon doa dari semuanya, semoga Allah SWT membimbing saya pada saat berbagi doa dan cara meruqyah pada halaman blog yang sederhana ini.🙏😊

*Bila ada yang keliru, mohon masukannya di komentar atau melalui WA di menu Profile.

Friday, March 24, 2023

Doa Ruqyah Kesurupan Dari Quran B94

Doa di bawah ini dilakukan bila doa-doa ruqyah utama masih belum terlihat hasilnya. Dalam praktiknya, kadang yang kesurupan cukup dibacakan Al-Fatihah saja, Al-Falaq saja, Bismillah saja, bahkan ada yang dengan bahasa Indonesia, misal "Keluar kamu dari si A dengan izin Allah!"


1. Surat Al-Fatihah

2. Empat ayat dari awal surat Al-Baqarah

3. Al-Baqarah ayat 163-164

4. Al-Baqarah ayat 255 (Ayat Kursi)

5. Tiga ayat dari akhir surat Al-Baqarah

6. Surat Ali Imran ayat 18

7. Surat Al-'Araf ayat 54-56

8. Surat Al-Mukminun ayat 116-118

9. Al-Jin ayat 3

10. Sepuluh ayat pertama dari surat Ah-Shafat

11. Tiga ayat terakhir dari surat Al-Hasyr

12. Surat Al-Ikhlas

13. Surat Al-Falaq

14. Surat An-Nas.


Berikut ini tulisan Arab dan artinya:

Surat Al-Fatihah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ

ۙ اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Artinya:

1. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

2. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam,

3. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,

4. Pemilik hari pembalasan.

5. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.

6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,

7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

 

Empat ayat dari awal surat Al-Baqarah

1

الۤمّۤ ۚ

 2

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ

 3

 الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ ۙ

 4

وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَۗ

Artinya:

1. Alif Lām Mīm.
2. Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; (ia merupakan) petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa,
3. (yaitu) orang-orang yang beriman pada yang gaib, menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka,
4. dan mereka yang beriman pada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dan (kitab-kitab suci) yang telah diturunkan sebelum engkau dan mereka yakin akan adanya akhirat.

Sunday, March 19, 2023

Buku Panduan dan Pengalaman Ruqyah Dibaca Ribuan Kali... :)

Bismillah...

Tanpa sengaja kemarin saya melihat statistik pembaca salah satu tulisan tentang Ruqyah. Alhamdulillah ada yang dibaca lebih dari 6.000 kali. Terima kasih banyak kepada para pembaca semuanya😊🙏

Untuk menambah mudah pembaca, saya mulai menyusun doa, panduan, dan pengalaman ruqyah dalam sebuah buku walaupun sedikit demi sedikit karena padatnya pekerjaan saya :). Dengan akan hadirnya buku ruqyah tersebut diharapkan menjadi jalan kesembuhan untuk para pasien, menjadi salah satu panduan/referensi untuk para peruqyah, bahkan semakin yakin bahwa pasien bisa meruqyah diri sendiri dengan izin Allah SWT.

Tentu saja, saya sangat berharap kehadiran buku yang sedang saya tulis itu menjadi amal ibadah di hadapan Allah SWT, bagi saya dan bagi sahabat-sahabat yang menggunakannya.

Bila ada yang memberikan masukan atau koreksi terkait ruqyah pada blog ini juga, dengan senang hati saya akan menyambutnya demi memberikan yang terbaik dalam pandangan Allah SWT.

Baca juga:
Panduan dan Pengalaman Ruqyah

Thursday, December 29, 2022

Cara Ruqyah Jin Sihir Yang Bandel Bikin Tak Berdaya

Ada pasien yang diduga sakit nonmedis. Ia merasakan sekujur bada berat, terutama kepala, perut, dan punggung (tulang belikat).

Pasien sudah meruqyah sendiri sambil mengusapkan tangan di bagian sakitnya. Hilang sebentar, sakit lagi. Kemudian, saya coba doa-doa, masih juga sakit. Saya coba sambil pijit-pijit, masih juga. Saya coba membacakan doa ke air, masih juga efeknya belum terlalu bagus.

Akhirnya, saya usap di kaki pasien sambil berdoa ruqyah seperti biasa. Efeknya, pasien seperti ingin menjerit-jerit. Tapi pasien merasa bahwa dia sendiri tidak terlalu sakit, hanya dia merasa ada makhluk lain yang nempel di dirinya yang merasa sangat kesakitan.

Bahkan pasien berusaha mengendalikan agar jeritannya tidak terlalu keras.

Saya jadi berpikir bahwa bisa jadi untuk penyakit seperti ini kita harus menyentuh semua bagian tubuh yang memungkinkan, memberi minum air ruqyah untuk menjangkau bagian dalam tubuh pasien, dan meniup bagian tubuh yang tidak bisa tersentuh.

Semoga bermanfaat.

Saturday, December 17, 2022

Cara Ruqyah Sendiri Sihir Yang Balik-balik Lagi

Salah satu karakteristik jin yang menyerang/menyakiti/mengganggu pasien berasal dari sihir adalah sudah sembuh, sakit lagi di kemudian hari. Kalau yang tanpa campur tangan tukang sihir kemungkinan relatif tidak akan kembali lagi.

Kenapa pasien sihir bisa sakit-sakit lagi?

Karena saat diobati, bisa saja jinnya keluar dari tubuh pasien. Tapi dukun mengirim lagi di kemudian hari. Kalau dukunnya sakit terkena serangan balik saat diruqyah, nanti dukun sudah sembuh, nyantet lagi. Kalau dukunnya mati karena serangan balik dari ruqyah, bisa jadi ganti dukun.hihi

Kalau orang dengki yang minta bantuan dukun mati? Bisa jadi dukun dengan inisiatif sendiri nyantet pasien yang sama karena gak terima dikalahkan oleh peruqyah. Begitulah lingkaran kejahatan dukun dan pengguna jasa dukun terlaknat.

Thursday, August 4, 2022

Body Rafting Citumang Pangandaran: Kemasukan Jin


 

Sebelum rapat kerja, ada acara hiburan di sungai Citumang Pangandaran. Mulai dari ada fasilitas naik tebing dan melompat ke sungai. Sampai menyusuri air sungai sepanjang 1 KM.

Ada teman yang takut karena pernah terbawa arus, ada juga yang belum bisa berenang. Semuanya bisa dibujuk sehingga berani renang sampai titik finish.

Tapi sebelum titik akhir, ada dosen yang keram sekitar lutut. Setelah oleh penjaga diurut-urut, beliau dibantu penjaga dan teman-teman hingga titik finish. Sampai di tempat istirahat di mana mulai pemanasan, beliau masih terasa kesakitan. Saya coba urut dikit. Alhamdulillah jauh membaik, hanya sedikit sekali terasa sakitnya.

Kami naik bis menuju d'Bilz Hotel sekitar pantai Barat Pangandaran. Saat mau turun, ada lagi satu dosen mengaku kesakitan di punggung. Saya sarankan untuk diberi minyak kayu putih saat sudah masuk kamar masing-masing.

Baru mau istirahat di kamar, teman sekamar telponan dengan teman yang sakit tadi. Ternyata sakitnya bertambah parah, katanya. Kami berdua menuju kamar untuk menengok. Saya coba pijit-pijit punggung, ternyata sakitnya pindah ke kepala. Mulailah saya curiga itu dimungkinkan ada jin nempel untuk memperparah sakit medisnya.

Saya baca doa ruqyah, ternyata tubuhnya terasa kepanasan saat disentuh jari saya. Semakin yakin itu ada jinnya. Beberapa saat, beliau ngaku sebagai seorang indigo dan memang melihat jin-jin Citumang dari sejak bermain di sungai tadi hingga ada yang ikut sampai ke kamar hotel.

Setahu saya, memang yang indigo berpeluang lebih mudah dimasuki jin dibandingkan manusia biasa.

Sepulang dari hotel menuju Bandung, Pak Dosen masih terasa pegal sekali di tangannya dan tidak menikmati perjalanan. Akhirnya, saya jambak kulit tangan dan punggungnya. Ia kesakitan. Tapi tak lama merasa lebih ringan dan saat bis masuk rest area, alhamdulillah bisa ngopi dengan teman-teman.hehe

Monday, May 9, 2022

Jangan Percaya Jin Kesurupan!

Mudik tahun ini salah satunya disambut oleh pasien yang kesurupan. Jinnya tidak garang, mau marah juga juga, dia gak kuat. Akan tetapi, repotnya gak keluar-keluar dari pasien.Inilah yang biasa saya yakini bahwa saya hanya berusaha, Allah yang menyembuhkan.

Yang menarik perhatian saya, jinnya bilang seseorang yang menyebabkan pasien sakit. Saya tetap gak mau percaya.

Esok harinya, pasien diobati oleh tabib setempat. Saya gak berani menyebut peruqyah karena tidak tahu apakah cara berdoanya mirip ruqyah yang saya pelajari atau tidak. Nah, jinnya menyebut penyebab pasien kesurupan itu orang lain yang namanya bukan yang disebutkan ke saya. Karena inilah, saya tidak terlalu peduli apa yang dikatakan jin, bahkan saya cukup malas nanya-nanya atau ngobrol dengan jin (orang kesurupan).

**

Cerita pasien lain... hehe

Ada pasien berbeda yang sedang diobati tabib yang tadi. Katanya, itu jin turunan (nasab). Sang tabib terus menyuruh jin keluar dari tubuh pasien dengan mengajukan cukup banyak pertanyaan dan waktu sekitar satu jam.

Salah satu jinnya ngaku raja jin dan mengaku sudah tinggal di dalam tubuh pasien sejak pasien itu masih bayi sekali (Sunda: orok beureum). Si jin juga ngaku sudah ada kerajaan di dalam tubuh pasien itu yang dirajainya.

Sang tabib --- dalam pandangan saya -- seakan-akan mempercayai omongan jin itu. Saya coba panggil jin raja itu untuk bicara menghadap saya, dia gak mau. Saya juga coba tanya, "Apakah ada gangguan jin di telapak tangan pasien?" Tentu saja pertanyaan ini jika dijawab oleh jin, tidak akan saya langsung percaya 100%. Eh ternyata, Jin Raja itu ngaku tak mengetahui ada atau tidak jin di telapak tangan pasien.

Sampai di sini, tabib masih tampak percaya ke jin. Akan tetapi, saya sangat ragu, masa iya raja jin seperti itu. Mungkin saja seperti Sunda Empire di negeri kita. hehe

Sunday, May 1, 2022

Apakah Dengan Ruqyah Selalu Sembuh?

Ini hanya sedikit cerita pengalaman saya. Kalau ditanya, 

"Apakah dengan ruqyah yang saya lakukan selalu sembuh?"

Jawabannya: Tidak selalu. Ada pasien yang sembuh, ada juga yang tidak. Saya juga pernah menonton channel dr. Indra, beliau juga mengalami hal yang sama. Jadi, bila teman-teman melakukan ruqyah mandiri atau meruqyah orang lain dan ternyata tidak sembuh, tidak perlu merasa aneh. Memperbaiki diri dengna fikiran bahwa barangkali ada dosa-dosa kita yang menyebabkan doa tidak terkabul atau kita merasa sudah ahli dalam meruqyah sehingga kita termasuk sombong, baik-baik saja itu. Akan tetapi, kita juga jangan lupa bahwa kesembuhan hanya milik Allah SWT. Makan obat untuk penyakit medis pun tidak selalu sembuh dengan satu jenis obat.

Apakah dengan doa yang sama akan berdampak sama oleh semua peruqyah?

Contoh, peruqyah satu membaca ayat kursi untuk kesembuhan pasien A dengan penyakit kesurupan. Peruqyah dua membaca ayat kursi untuk kesembuhan pasien B dengan penyakit kesurupan. Bisa jadi, pasien A sembuh, tapi pasien B tidak sembuh dengan dibacakan ayat kursi tapi sembuh dibacakan Al-Falaq. Terkait hal ini, saya menduga, jalan kesembuhan pasien tergantung tingkat keyakinan pasien, juga tingkat keyakinan peruqyah karena kadang-kadang saya tiba-tiba merasa ini cocoknya dengan ayat kursi, kadang pula dengan Al-Falaq tergantung tanda-tanda pada pasien dan tergantung tingkat pemahaman saya terhadap kedua doa tersebut.

Setelah ruqyah dilakukan, kesembuhan saya kembalikan kepada Allah SWT. Kadang ketika saya merasa menyepelekan (mungkin cenderung sombong) akan dengan mudah mengalahkan jin yang merasuk pada seseorang, eh malah lama sekali gak sembuh-sembuh. Saya tobat, saya bacakan doa-doa yang mengarah pada pertaubatan saya, barulah pasien sembuh. :)