Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan FB Gratis | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
Jurnal STAI al Falah
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Wednesday, February 18, 2015

Menguasai Bahasa Inggris Itu Ada Dua

Tulisan ini berawal dari pertanyaan saya: “Mungkinkah seorang manusia menguasai lebih dari satu bahasa asing?”

Pertanyaan di atas berlaku untuk orang yang cerdas, tapi tidak genius. Parameter sederhana “genius” bagi saya adalah “Satu kali baca, langsung hapal. Satu kali dengar, langsung ingat.”

Hipotesis awal yang dikemukakan saya adalah: “Tidak mungkin satu orang manusia yang tidak genius mampu menguasai lebih dari satu bahasa asing.”


Salah seorang mahasiswa memberitahu saya bahwa ada temannya yang mampu ‘menguasai’ 8 bahasa dan sekarang sedang bekerja di sebuah jabatan yang berhubungan dengan komunikasi internasional.

Kemudian saya berhipotesis lagi:
“Kalau orang bersangkutan genius, mungkin saja menguasai 8 bahasa, tapi kalau tidak genius tidak mungkin!!!”

Muncul pertanyaan: “Buktinya, ia bisa berbicara dengan lancar.”

Di sini muncul definisi yang berbeda dari kata ‘menguasai’. Saya berpendapat bahwa menguasai suatu bahasa itu harus mampu menguasai grammar dan mampu berbicara dengan fasih.

Sedangkan orang yang fasih berbahasa Inggris sebagai duta internasional atau pembicara lintas negara itu belum tentu menguasai grammar. Kok bisa?

Bisa doooong. Kita bisa berbicara menggunakan bahasa Indonesia dengan lancar dalam forum apapun, padahal kita tidak memahami tatabahasa Indonesia dengan baik. Jadi, kita mampu berbicara bahasa Indonesia, tapi tidak menguasai bahasa Indonesia.

Seperti apa pertanyaan terkait grammar? Ini contoh sederhananya:
1. Mengapa would you like, bukan will you like? Padahal would itu bentuk dua dari will.

2. Manakah kalimat ini yang benar:
a. I don’t have much money.
b. I have not much money.

Nah, orang yang menguasai grammar biasanya bisa menjelaskan berdasarkan ilmu tatabahasa. Akan tetapi, orang yang tidak menguasai grammar jawabannya: “Itu kan yang BIASA diucapkan oleh orang Inggris.”


Dengan demikian, lancar berbahasa Inggris, belum tentu menguasai bahasa Inggris sepenuhnya. Ini pendapat saya lho…!

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

No comments:

Post a Comment