Ekspresi | Belajar PHP | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kuliah Sistem Informasi,
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
STAI Al-Falah
Belajar Pemrograman PHP, MySQL, Framework CI, Domain, Hosting dan CMS Wordpress
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Inggris Arab

Sunday, March 1, 2015

Pilihlah Jumlah Fi’liyah Daripada Jumlah Ismiyah!

Untuk memudahkan praktek bahasa Arab, baik tulisan maupun lisan, saya lebih sering menggunakan jumlah fi’liyah karena kata kerjanya (fi’il) tidak terlalu banyak perubahan.

Mari perhatikan contoh berikut ini:


Jumlah Fi’liyah:
جَلَسَ مُسْلِمٌ
جَلَسَ مُسْلِمَانِ
جَلَسَ مُسْلِمُوْنَ
جَلَسَتْ مُسْلِمَةٌ
جَلَسَتْ مُسْلِمَتَانِ
جَلَسَتْ مُسْلِمَاتٌ




Jumlah Ismiyah:
مُسْلِمٌ جَلَسَ
مُسْلِمَانِ جَلَسَا
مُسْلِمُوْنَ جَلَسُوْا
مُسْلِمَةٌ جَلَسَتْ
مُسْلِمَتَانِ جَلَسَتَا
مُسْلِمَاتٌ جَلَسْنَ

Mari kita perhatikan kata yang kedua (fi’il) pada contoh-contoh di atas. Kita dengan jelas melihatnya bahwa kata kerja (fi’il) pada Jumlah Ismiyah selalu berubah sesuai subyeknya.


Sekali lagi, penggunaan jumlah fi’liyah relatif lebih aman kesalahannnya dari jumlah ismiyah bagi pemula. J

Related Posts:
Cara Belajar Bahasa Arab Ala Bahasa Inggris
‘Masjidil Haram’ Bahasa Arab Yang Salah?
Tata Bahasa Arab Lengkap
Percakapan Bahasa Arab Lengkap
Cara Membaca Arab Gundul

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di WA dan FB Gratis!

No comments:

Post a Comment