Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Monday, September 21, 2015

Cara Belajar Jamak Taksir Lebih Lengkap? Bahasa Arab

Hello Katabah!
Bagi yang sudah agak lama berlangganan membaca materi bahasa Arab pada blog ini, mungkin pernah membaca beberapa contoh jamak taksir itu langsung diambil dari kamus.

Memang dengan melihat bentuk jamak taksir dari kamus bisa dirasa cukup dan sudah mendukung kita untuk memahami bahasa Arab. Akan tetapi, ketika kita ingin mengkaji bahasa Arab lebih mendalam, maka pola jamak taksir perlu dipahami juga.


Saya sendiri belum tahu berapa banyak jumlah jamak taksir yang biasa digunakan dalam bahasa Arab. Namun banyak sekali kata tunggal yang bentuk jamaknya berupa jamak taksir.

Karena banyaknya jumlah jamak taksir, maka kita akan kerepotan ketika hanya bergantung pada kamus, sehingga kita tidak mampu menerka-nerka.

Keuntungan mengetahui pola pembentukan jamak taksir akan sangat bermanfaat ketika kita ingin menulis dalam bahasa Arab. Jangan sampai, kita menggunakan jamak mudzakar salim atau jamak mu`annats salim, padahal seharusnya menggunakan jamak taksir.

Bagaimana polanya?
Salah satu sumber yang saya baca tentang pola pembentukan jamak taksir adalah buku Alfiyah. Belajar mengenali pola jamak taksir hampir sama ketika kita belajar Tashrif mengubah fi’il madhi menjadi fi’il amar, isim zaman, isim alat, dan lain-lain. Dengan demikian, ada istilah wazan yang digunakan.

Contoh wazan jamak taksir:
فُعُلٌwazan
كِتَابٌ – كُتُبٌ Penerapannya:
(buku-buku – sebuah buku)

اَفْعِلَاءُwazan
صَدِيْقٌ – اَصْدِقَاءُ Penerapannya:
(para sahabat – seorang sahabat)



Saya ingin sekali membahas tentang wazan-wazan jamak taksir seperti ini lebih banyak lagi agar lebih lancar dan paham. Semoga bisa saya tulis di posting lain.

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...

No comments:

Post a Comment